Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kurangi Dampak Emisi

UK Petra Sediakan Transportasi Bus untuk Mahasiswa

Rektor UK Petra Surabaya, Prof Dwijantoro Hardjito saat peluncuran bus

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Kristen (UK Petra) Surabaya meluncurkan fasilitas baru untuk mahasiswa yaitu Petra Shuttle Bus, Senin (11/4/2022).

Bus tersebut melayani mahasiswa dari Surabaya Barat menuju ke kampus UK Petra.

Rektor UK Petra Surabaya, Prof Dwijantoro Hardjito, mengatakan bahwa fasilitas baru tersebut ada dua bus yang akan digunakan mahasiswa yang ada di Surabaya Barat (PTC) menuju Kampus UK Petra di Surabaya Selatan.

“Kami punya dua armada bus, satunya BNI dan BRI, kami akan mulai mengoperasikan secara full mulai Selasa (12/4/2022) pukul 6.00 WIB sampai 17.00 WIB,”kata Prof Dwjantoro, usai peluncuran Shuttle bus di UK Petra Gedung P.

Prof Dwijantoro menyampaikan, total sebanyak 12 trip, setiap piece mempunyai enam trip, tiga diantaranya ada di UK Petra dan tiga ada di PTC Surabaya Barat. Nantinya untuk titik penjemputan di selat gedung P dan Q di kampus UK Petra. Sedangkan, untuk titik penjemputan di Surabaya Barat ada di PTC di lobby Hopro.

“Kami menggunakan sistem reservasi menggunakan aplikasi operasional bus applikasi dan saat ini sudah bisa di download menggunakan Appstore atau android,”ujarnya.

Rektor UK Petra Surabaya, Prof Dwijantoro Hardjito saat peluncuran bus

Lebih lanjut Prof Dwijantoro menyampaikan, kedepannya jumlah armada bisa ditingkatkan. Sehingga bisa partisipasi dan kontribusi dari masyarakat maupun alumni UK Petra agar mewujudkan fasilitas trasnportasi yang lebih baik.

“Ini tidak sekedar meningkatkan fasilitas untuk mahasiswa, tetapi juga insiatif seperti ini harus digalakkan untuk berbagai sektor di Surabaya. Kalau seperti ini banyak diikuti, mungkin jumlah kendaraan pribadi bisa berkurang, kemacetan berkurang dan kualitas udara akan membaik,”tuturnya.

Ia juga menambahkan, inovasi shuttle tersebut sangat bagus untuk sebagai mahasiswa yang tinggal di daerah barat saya merasakan lelahnya perjalanan dari Barat ke Selatan.

“Banyak mahasiswa UK Petra dari Surabaya Barat ke sini cukup jauh, perkiraan 40 persen, sebagian kos. Busnya ada apps, yang dibimbing langsung oleh professor,” ucapnya.

Dengan adanya bus ini, ia berharap, dapat menghemat biaya dan tenaga. Kedepannya rute bisa diperbesar supaya lebih versatile dan jangkauannya lebih luas.

“Sehingga Petranesian yang tidak tinggal di Surabaya Barat bisa di akomodasi,”terangnya. (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar