Pendidikan & Kesehatan

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SMP dan SD di Ponorogo Tunggu Keputusan Bupati

Ponorogo (beritajatim.com) – Status Ponorogo yang kembali ke zona oranye Covid-19, membuat uji coba pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMP dan SD belum bisa dilakukan. Selain itu, hingga saat ini keputusan dari bupati juga belum turun kepada tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo.

“Kami menunggu keputusan dari Pak Bupati, hingga saat ini belum turun,” kata Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono, Senin (7/9/2020).

Agus mengungkapkan sebelumnya Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mengajukan uni coba pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan SMP dan SD. Rencana itu mengemuka setelah tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jatim melabeli Ponorogo masuk zona kuning.

Rencananya, uji coba diwakili satu SDN dan dua SMP, yakni SMP negeri dan Swasta di tiap kecamatan. Namun, akhir Agustus lalu, Ponorogo kembali ke zona oranye lagi. Maka dari itu, Agus menegaskan Dindik untuk menunggu keputusan dari bupati. “Selain itu juga harus ada rekomendasi dari satgas kabupaten dan satgas kecamatan tempat sekolah itu berada,” katanya.

Agus yang juga menjabat sebagai Sekda itu menyebut, tim satgas dan Pemkab akan melakukan evaluasi dengan cabang dinas pendidikan (Cabdindik) Jatim wilayah Ponorogo. Evaluasi terkait uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA/SMK yang sudah digelar beberapa waktu yang lalu. Jika uji coba yang mereka gelar menimbulkan persoalan, maka pemkab akan membatalkan rencananya itu.

“Kalau ada persoalan yang timbul, ya uji coba akan kami pending dulu. Ini kami akan merencanakan konsultasi dan evaluasi dengan pihak Cabdindik Jatim wilayah Ponorogo,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar