Pendidikan & Kesehatan

UB Minta Vaksinasi Covid-19 Segera Masuk Kampus

Universitas Brawijaya Malang. (Humas UB)

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah sedang menyiapkan mekanisme vaksinasi Covid-19 tahap I. Secara simbolis vaksinasi akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat pada 13 Januari 2021. Selanjutnya, diikuti oleh daerah pada 14 Januari sampai tahap I selesai.

Universitas Brawijaya (UB) Malang berharap vaksinasi segera merambah dunia perguruan tinggi. UB sendiri sebagai kampus yang memiliki Fakultas Kedokteran banyak akademisi dan mahasiswa yang terjun langsung dalam penanganan pandemi Covid-19.

Rektor Universitas Brawijaya Prof Dr Ir Nuhfil Hanani mengatakan, mereka juga memiliki tenaga kesehatan di Rumah Sakit UB yang kini bertugas merawat pasien di sejumlah rumah sakit rujukan. Untuk itu, harapan vaksinasi segera masuk kampus sangat tinggi.

“UB punya rumah sakit, banyak tenaga medis, mahasiswa dan tenaga PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) yang bertugas di Rumah sakit Saiful Anwar Malang termasuk rumah sakit umum negeri dan swasta,” ujar Nuhfil, Jumat, (8/1/2021).

Nuhfil mengatakan, mahasiswa UB yang praktik dokter dan spesialis di berbagai rumah sakit rujukan segera membutuhkan vaksinasi. Namun, meski keinginan vaksinasi cukup tinggi mereka akan mengikuti sesuai aturan.

“Nanti ada tim yang membantu. Saya menunggu (vaksinasi), saya ikuti sesuai aturan,” tandas Nuhfil.

Sementara itu, dalam penanganan Covid-19, UB menerima alat polymerase chain reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan. Bantuan PCR itu berkaitan dengan peran UB dalam membantu pemerintah secara aktif menangani Covid-19.

RS Universitas Brawijaya memang bukan rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Tetapi berfungsi sebagai laboratorium diagnostik Covid-19, program vaksinasi diharapkan cepat merambah kampus karena kasus positif di UB meningkat pada Desember 2020 lalu. (Luc/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk