Pendidikan & Kesehatan

Turun Kelas BPJS, Perhatikan Ketentuan Ini

Surabaya (beritajatim.com) – BPJS Kesehatan terus berusaha untuk memudahkan layanan bagi para peserta jaminan kesehatan milik pemerintah itu. Salah satu kemudahan terbarunya adalah untuk peserta yang menginginkan perubahan kelas.

Seperti diketahui, per 1 Januari 2020, BPJS Kesehatan mengalami penyesuaian tarif. Tentunya hal ini akan berdampak pada keinginan masyarakat untuk merubah status kepesertaan mandiri miliknya sesuai dengan kemampuan keuangan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Herman Dinata Mihardja mengatakan, jika peserta menginginkan mengubah kelas, ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami khususnya bagi peserta yang terdaftar sebelum 1 Januari 2020.

“Perubahan kelas perawatan dapat turun dua tingkat. Misal dari kelas 1 ke kelas 3, kesempatan perubahan hanya diberikan satu kali dan dalam periode 9 Desember 2019 sampai 30 April 2020,” tuturnya, Kamis (19/12/2019)

Masih kata Herman, selanjutnya, bila dalam periode tersebut sudah diubah satu kali dan peserta mau mengganti kepesertaan kembali. “Maka perubahan kelas dapat dilakukan setelah satu tahun terdaftar di kelas lama. Diberlakukan untuk 1 keluarga yang sudah terdaftar (dalam 1 Kartu Keluarga),” ungkapnya.

Herman menambahkan, bagi yang menunggak iuran masih dapat mengubah kelas. Namun status kepesertaan masih tidak aktif sampai tunggakan iuran dibayarkan. “Dapat ubah kelas, namun tidak dapat menikmati fasilitas,” urainya sembari mengatakan bahwa peserta yang menginginkan turun kelas dapat melalui aplikasi mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center, mobile customer service dan kantor cabang kabupaten/kota setempat. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar