Pendidikan & Kesehatan

Tulari 5 Orang, Tracing Ibu Sosialita Asal Siman Diperluas

Kadinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Dari hasil tracing pasien ibu sosialita dari Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman, tercatat sudah ada lima orang yang akhirnya terkonfirmasi positif. Lima orang tersebut merupakan orang terdekat dari ibu sosialita tersebut. Yakni ibu, suami, anak, cucu dan seorang pekerja rumah tangga (PRT). Dari temuan kasus transmisi lokal itu, Tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo terus mengembangkan tracing kontak eratnya.

“Dari kontak erat ibu – ibu dari Ronowijayan, sedikitnya sudah ada 10 yang kita Swab,” kata Kadinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Selasa (7/7/2020).

Dari jumlah yang diswab itu, ada tujuh yang keluar hasilnya, yakni lima positif dan dua lainnya negatif. Salah satu yang negatif itu adalah menantu dari ibu sosialita tersebut. Padahal menantu tersebut yang dicurigai sebagai pembawa virus, sebab mempunyai riwayat perjalanan dari luar kota. “Kita lakukan tracing terus, saya lupa jumlahnya berapa, tapi yang pasti banyaklah,” katanya.

Irin sapaan akrab Rahayu Kusdarini menyebut jika jumlah yang ditracing itu dinamis. Bisa jadi selang satu hari jumlahnya bertambah. Apalagi dari hasil tracing itu didapati pasien yang positif lagi. Tentu akan menambah orang yang ditracing, karena tim satgas tentu akan melakukan penelusuran kontak erat kepada pasien yang baru positif tersebut. “Kondisi pasien positif yang tertular dari ibu sosialita ini kondisinya lumayan baik. Semoga lekas sembuh semua,” katanya.

Untuk diketahui, beberapa waktu yang lalu Bupati Ipong menginformasikan paenambahan pasien Covid-19 di Ponorogo. Yakni perempuan 51 tahun asal Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman. Meski hanya seorang ibu rumah tangga, namun pasien ini aktif dalam bersosial. Dua minggu terakhir sempat mengikuti acara arisan, pertemuan makan-makan bersama. Dia diketahui positif, saat dirinya melakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Atas hasil tersebut, oleh tim satgas penanggulangan Covid-19 langsung dilakukan Swab PCR dan diketahui hasilnya positif.

“Dia rencananya mau pergi ke Palangkaraya, sehingga melakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Kemudian diswab hasilnya keluar positif Covid-19,” kata Ipong. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar