Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Transisi Endemi dari Pandemi di Pamekasan Segera Diterapkan

Suasana vaksinasi di Gerai Vaksin Covid-19 di area Arek Lancor Pamekasan, Rabu (20/4/2022).

Pamekasan (beritajatim.com) – Proses transisi endemi dari pandemi Coronavirus Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, diharapkan dapat segera ditetapkan oleh pemerintah pusat, sekalipun saat ini tengah dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jawa-Bali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Sjaifuddin saat Silaturrahmi Dialogis yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, di Auditorium Balai Redjo, Jl Niaga, Pamekasan, Selasa (19/4/2022) kemarin.

“Berdasar update data Dinkes Pamekasan, saat ini hanya terdapat dua warga Pamekasan yang terpapar Covid-19. Itupun dirawat di luar kabupaten Pamekasan,” kata dr Sjaifuddin, yang menyampaikan materi dalam tema ‘Istihsan Ramadan, Pilkades dan Kebangkitan Ekonomi dalam Upaya Transisi Endemi dari Pandemi’.

Kondisi tersebut tentunya dapat dipastikan jika kondisi pandemi di Pamekasan, relatif lebih melandai dibanding sebelumnya. “Artinya kondisi penyebaran Covid-19 di Pamekasan sudah mulai melandai, sehingga proses transisi endemi dapat segera ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

“Bahkan dengan kondisi seperti ini, kita sangat optimistis proses transisi endemik dapat segera ditetapkan oleh pemerintah pusat, setidaknya pada medio September 2022 mendatang,” sambung pria yang akrab disapa dr Sjaifud.

Sementara status PPKM Level 3 di Pamekasan, dinilai karena tidak lepas dari kecilnya capaian vaksinasi Covid-19. “Untuk menuju transisi endemik, upaya vaksinasi kedua Covid-19 harus mencapai angka 70 persen. Namun hingga saat ini masih belum terpenuhi,” jelasnya.

“Jadi hingga saat ini, vaksin tahap satu di Pamekasan sudah lebih dari 70 persen. Sedangkan untuk vaksin tahap dua masih di angka sekitar 30 persen, hal ini yang menjadi salah satu penyebab Pamekasan, masih dalam status level 3 penerapan PPKM di Jawa-Bali,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mendirikan beberapa gerai vaksin di beberapa titik untuk mempercepat capaian vaksinasi di Pamekasan. “Alhamdulillah dengan keberadaan gerai vaksin ini, terdapat sejumlah warga yang memiliki kesadaran dan inisiatif untuk melakukan vaksin,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar