Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Tingkat Kedisiplinan Masyarakat di Pamekasan Meningkat

Pamekasan (beritajatim.com) – Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan sikap disiplin guna mengantisipsi dan mencegah penyebaran Covid-19 di kabupaten Pamekasan, cenderung meningkat dan bahkan semakin baik.

Hal tersebut berdasar hasil operasi yustisi yang digelar petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol-PP, serta sejumlah instansi terkait. Sekalipun angka pelanggaran protokol kesehatan sejak awal pelaksanaan relatif tinggi, yakni mencapai angka sebanyak 719 pelanggaran.

Angka pelanggaran tersebut terhitung sejak awal pelaksanaan operasi yustisi, yakni sejak Senin (14/9/2020) hingga Sabtu (31/10/2020) lalu. Namun pelan dan pasti, angka pelanggaran semakin menurun dibandingkan awal-awal pelaksanaan operasi.

“Setiap hari sejak awal pelaksanaan operasi yustisi ini, jumlah pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di kabupaten Pamekasan, cenderung menurun dibandingkan awal operasi,” kata Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol-PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno, Senin (9/11/2020).

Bahkan pihaknya menilai secara statistik jumlah pelanggar cenderung membaik, secara umum tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat terus meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Banyak alasan dari para pelanggar prokes ini, ada yang beralasan lupa memakai masker hingga posisi masker tidak sempurna,” unykapnya.

“Jadi masker itu standarnya menutup bagian mulut, hidung dan dagu. Sehingga sangat perlu dilakukan pembinaan agar kebiasaan yang salah bisa segera diubah. Apalagi ada yang mengatakan sesak nafas ketika menggunakan masker,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, angka pelanggaran pada beberapa pekan terakhir sudah menunjukkan penurunan dan menandakan tingkat kedisiplinan dan kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh. “Jadi kalau hari pertama total pelanggaran sekitar 89 pelanggar, berikutnya turun menjadi 50 dan pekan-pekan terakhir terus menurun, bahkan tidak lebih dari sekitar 20 pelanggar,” jelasnya.

“Jadi operasi yustisi ini tidak hanya dilakukan di pusat kota saja, tetapi juga diterapkan di tingkat desa yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Bahkan Tim Satgas Covid-19 juga gencar melakukan operasi yustisi ini secara massif,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19. “Mengacu pada Perbup 50 Tahun 2020, kami mengajak masyarakat untuk bersama memutus mata rantai Covid-19. Jadi selain penindakan, kita juga gencar melakukan upaya eduksi dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar