Pendidikan & Kesehatan

Tinggal 3 PDP yang Masih Diisolasi di Rumah Sakit Ponorogo

Bupati Ipong Muchlissoni. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Dari kluster asrama haji Sukolilo Surabaya, satgas pencegahan Covid-19 Ponorogo mentracking ada 98 orang yang melakukan kontak dekat dengan 4 pasien pertama yang dikonfirmasi positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut, 2 orang kemudian juga dinyatakan positif. Dan 16 orang berstatus PDP. Sisanya sehat, sebab tidak ada gejala batuk, pilek, sesak nafas maupun pneumonia. “Kabar baiknya 6 orang yang dinyatakan positif itu, semakin hari kondisinya semakin membaik,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu (15/4/2020).

Selain kabar baik dari yang positif Covid-19, Ipong menyebut dari 16 pasien PDP, kini sebanyak 13 orang sudah dinyatakan sehat. Sedangkan 2 PDP saat ini masih menjalani isolasi di rumah sakit, sedangkan satunya sudah pulang dan menjalani isolasi mandiri di rumah. “2 PDP ini hasil rapid testnya positif, namun kami masih menunggu hasil Swabnya dulu,” katanya.

Namun, Ipong menyebut ada satu lagi PDP baru yang berusia 70 tahun. Sebenarnya pasien ini tidak ada gejala, tidak menerima tamu, juga tidak keluar dari Ponorogo. Tetapi mengalami pneumonia infeksi paru-paru. Karena Ponorogo sudah di zona merah, sesuai Permenkes itu sudah layak menjadi status PDP. Sehingga kini pasien tersebut menjalani isolasi di rumah sakit. “Pandangan saya PDP yang baru ini sakitnya tidak terkait virus corona. Namun dokter sesuai protokol mengharuskan pasien tersebut berstatus PDP,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar