Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Tim Satgas Covid-19 Pamekasan Bagikan Alat Cuci Tangan Portabel

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Pamekasan, membagikan tempat cuci tangan portabel lengkap dengan peralatan tandon air bagi seratus lembaga pendidikan dan pondok pesantren di wilayah setempat.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona, salah satunya dengan membagikan tempat cuci tangan portabel lengkap dengan tandon air bagi lembaga pendidikan dan pesantren yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

“Salah satu upaya yang harus kita lakukan agar virus (Covid-19) ini tidak menyebar adalah dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, sehingga kita siapkan sarana untuk mencuci tangan,” kata Ketua Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Akmalul Firdaus, Senin (20/4/2020).

Tidak hanya lembaga pendidikan maupun pesantren, pihaknya juga mendistribusikan bantuan serupa untuk layanan kesehatan hingga pusat keramaian yang terletak di berbagai titik di Pamekasan. “Jadi bukan hanya di lembaga pendidikan dan pesantren, hal serupa juga kami berikan untuk pusat kesehatan hingga posko relawan,” ungkapnya.

“Sejumlah pusat layanan publik seperti puskesmas yang belum ada tempat cuci tangan, juga kita jadikan sasaran pendistribusian bantuan ini. Termasuk pusat keramaian semisal pasar dan lainnya,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.

Tidak hanya itu, selama ini pihaknya juga gencar melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga maupun fasilitas umum lainnya, tujuannya sebagai langkah antisipatif dan pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19.

Berdasar update terakhir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, tercatat sebanyak 2.424 warga terdata sebagai Orang Dalam Resiko (ODR), serta sebanyak 93 warga terdata dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP). Sedangkan total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdata sebanyak tiga orang, dua di antaranya dinyatakan negatif Covid-19.

Sementara untuk pasien positif Covid-19, terdata sebanyak lima orang dari empat kecamatan berbeda di Pamekasan. Dari lima pasien posotif tersebut, satu orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan empat lainnya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar