Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Tim PKM Unikama Bantu Manajemen Usaha Pondok Pesantren Asy-Syadzili

Coaching dan Mentoring dosen Unikama pada santri di Pondok Pesantren Asy-Syadzili

Malang (beritajatim.com) – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) meningkatkan manajemen usaha Air Minum dalam Kemasan (AMDK) di Asy-Q Pondok Pesantren Asy-Syadzili Sumberpasir, Pakis, Kabupaten Malang lewat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pengabdian tersebut merupakan hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek tahun 2022.

Tim PKM Unikama terdiri dari Dr Endah Andayani, MM, Dr Rini Agustina, MPd, Dr Lilik Sri Hariani, MA, dan dua mahasiswa yang melakukan coaching juga mentoring penyusunan Standard Operating Procedures (SOP) bisnis. Endah Andayani mengatakan jika AMDK Asy-Q Pondok Pesantren Asy-Syadzili Sumberpasir sudah melakukan operasi mulai tahun 2019.

“AMDK Asy-Q dikelola sendiri oleh santri sebagai perwujudan kegiatan santripreneurship di lingkup pesantren.Namun, proses produksi AMDK Asy-Q belum memiliki SOP yang baku yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan aktifitas usaha sehari-hari,” terang Endah pada Senin (29/08/2022).


Coaching dan mentoring yang diberikan oleh tim PKM dimulai dengan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan itu, kata Endah, dimaksud sebagai cara untuk menemukan permasalahan pengelolaan usaha AMDK Asy-Q. Coaching dan mentoring dilakukan lewat tiga tahap yang telah berlangsung di ruang Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syadzili sejak bulan Mei hingga Juli 2022 dengan diikuti sebanyak 16 santri.

Tahap pertama sosialisasi soal pentingnya SOP bagi proses produksi. Selanjutnya, coaching penyusunan SOP, mitra diberikan materi tentang macam-macam SOP dan langkah penyusunan SOP. Ketiga, tim PKM melakukan mentoring penyusunan SOP.

Kegiatan coaching dan mentoring itu sudah menghasilkan tiga SOP, yakni SOP produksi, SOP pergudangan, dan SOP distribusi. Adanya tiga SOP itu, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha AMDK Asy-Q.

“Pengelola sekarang telah memiliki SOP produksi, SOP pergudangan, dan SOP distribusi yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan aktifitas pengelolaan AMDK Asy-Q sehari-hari,” ujar Endah lebih lanjut.

Dosen yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) itu menyampaikan jika dengan SOP yang ada bisa bermanfaat dalam pengelolaan AMDK Asy-Q. SOP itu juga dapat mengetahui peran dan posisi masing-masing dengan menerapkan manajemen waktu untuk kegiatan rutinitas pesantren dengan pelaksanaan usaha. [dan/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar