Pendidikan & Kesehatan

Tim Percepatan Tawarkan Solusi Realistis Relokasi SDN 3 Tugurejo

Ponorogo (beritajatim.com) – Tim percepatan masih membahas berbagai alternatif pengerjaan terkait relokasi SDN 2 Tugurejo. Salah satu yang dilakukan dengan memberikan tiga kali bantuan keuangan untuk Desa Tugurejo. Yang pertama untuk memodali pembangunan jalan yang menuju tempat relokasi senilai Rp 300 juta. Bantuan keuangan kedua untuk membangun jembatan, dengan nilai bantuan Rp 200 juta.

“Jadi langkah pertama mempersiapkan infrastruktur pendukung berupa akses jalan dan jembatan. Dan dilakukan dengan pola padat karya,” kata Kepala Bapeda Litbang Sumarno, yang juga termasuk dalam tim percepatan, Selasa (10/3/2020).

Untuk bantuan keuangan yang ketiga, tentunya untuk pembangunan infrastruktur utama, yakni komplek SD dan TK. Nantinya, desa yang akan membangun komplek SD tersebut. Meski kewenangan pengelolaan SD berada dibawah kendali Pemerintah Kabupaten. Dia mengeklaim langkah tersebut tidak bertentangan dengan aturan.

“Kalau dilakukan tukar menukar lahan antara desa dan pemkab waktunya bisa lama. Karena banyak tahap yang harus dilalui,” katanya.

Sementara itu ketua tim percepatan relokasi Soejarno menyebut dari berbagai alternatif itu pada intinya menekankan bahwa langkah relokasi ini hanya bisa dilakukan secara bertahap. Yakni dengan penyiapan infrastruktur terlebih dahulu. Baru memindahkan kegiatan belajar mengajar SDN 2 Tugurejo ke lokasi yang baru. Pemindahan itu, lanjut Soedjarno bisa dilakukan pada tahun depan. Namun meski begitu, pihaknya masih tetap memerlukan keputusan akhir dari Bupati Ipong.

“Berbagai alternatif sudah saya laporkan kepada Bupati. Mengenai langkah yang diambil, kami menunggu disposisi dari Bupati,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar