Pendidikan & Kesehatan

Tiga Kecamatan Jadi Zona Orange, Dinas Pendidikan Larang Sekolah Gelar PTM

Sumenep (beritajatim.com) – Tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep naik status menjadi zona orange atau resiko sedang, dari zona kuning atau resiko rendah. Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Kota, Bluto, dan Talango.

Perubahan zona tersebut berdampak pula pada kegiatan belajar mengajar. Sekolah di tiga kecamatan zona orange tersebut diminta tidak melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Semua sekolah di Kecamatan Kota, Bluto, dan Talango, tidak boleh lagi menggelar PTM. Sekolah harus menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), karena masuk zona orange,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Carto, Rabu (18/11/2020).

Ia memaparkan, per 23 Oktober 2020 lalu, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang isinya adalah pelaksanaan KBM bagi sekolah-sekolah menyesuaikan dengan kondisi wilayahnya dalam peta sebaran Covid-19 di Sumenep. “Jadi tidak perlu menunggu surat lagi. Tidak perlu menunggu petunjuk dari dinas lagi. Kepala sekolah sudah diberi tahu melalui SE itu bahwa KBM secara otomatis menyesuaikan dengan zona. Apakah PTM atau PJJ,” tambahnya.

Ia menjelaskan, apabila ada perubahan zona penyebaran Covid-19, ada tim yang bertugas memberitahukan ke sekolah-sekolah terkait perkembangan Covid-19 di Sumenep. “Jadi secara otomatis lah, walaupun tidak ada surat dari kami, sekolah diminta melakukan PJJ kalau sudah zona orange. Kalau zona kuning dan hijau boleh PTM,” terangnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar