Pendidikan & Kesehatan

Tiga Jenis Vaksin Merah Putih Unair Akan Segera Uji Hewan di Biotis

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi salah satu konsorsium dari pengembangan Vaksin Merah Putih, Universitas Airlanga (Unair) telah mengembangkan 3 jenis vaksin dari 2 metode Next Generation Platform, yakni platform Viral Vector (berbasis Adenovirus dan Adeno-Associated Virus) dan berbasis Peptida.

Vaksin Merah Putih Unair telah selesai melakukan uji tahap 1,2,3 yakni tahap menghasilkan rekombinan viral vector adenovirus dan adeno associate virus. Dalam proses pengembangan vaksin diperlukan 5 tahapan, sehingga Vaksin Merah Putih Unair tinggal menempuh 2 tahapan lagi, yakni tahap 4 (Validasi dan Uji Pre Klinis) Uji Validasi dilakukan di Lab BSl dan mitra Biotis, dan tahap 5 merupakan Uji Klinis tiga tahap di RSUD Dr Soetomo.

Rektor Unair, Prof Muh Nasih mengatakan bahwa Uji In Vitro Vaksin Merah Putih di level universitas ini sudah selesai, sehingga diperlukan kerja sama dengan Biotis untuk Animal Trial.

“Animal Trial ini akan dilakukan pada tikus sampai kera, jadi karena kita tidak punya fasilitas sampai kesana terutama untuk pengadaan kera dan juga laboratorium BSL 3 kita sedang dalam renovasi, sehingga perlu kerja sama dengan Biotis. Setelah trial ke kera sukses dan efektf tidak ada dampak yang signifikan maka akan kami lanjutkan ke uji pada manusia tahap 1,2 hinga 3. Tentunya ini tahapan yang panjang dan lama, tidak papa, ini bagian dari usaha,” ujar Prof Nasih.

Kerjasama dengan Biotis ini pun ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerahasiaan dan Larangan Pengungkapan Informasi. Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih, selaku salah satu peneliti dari konsorsium pengembangan Vaksin Merah Putih ini pun menambahkan bahwa saat ini telah sampai pada tahap validasi.

“Vaksin Merah Putih Unair telah menghasilkan rekombinan dan memasukkan spike ┬ábaik spike world type atau strain Wuhan maupun strain spike mutan yang ditemukan di Surabaya. Tahap Validasi ini adalah tahapan uji tantang yang akan selesai pada akhir november ini dan Uji pre klinis hewan di Biotis akan dilakukan pada Desember 2020-Oktober 2021,” tambah Prof Nyoman.

Uji tahap 4 atau Uji Pre Klinis di Biotis ini ditujukan pada ke tiga jenis vaksin yang dikembangkan oleh Unair, yakni; yang berbasis Adenovirus Adeno-Associated Virus(AAV) dan Peptide. [adg/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar