Pendidikan & Kesehatan

Tiga Bulan Dirawat, Pasien Ini Sembuh Setelah 22 Kali Swab

Hasil Rapid Test Covid-19, Ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar bahagia datang dari RSUD dr. Harjono Ponorogo. Pasien Covid-19 dari kluster Sukolilo dinyatakan sembuh. Kesembuhan perempuan berumur 39 tahun itu disambut tangis bahagia keluarga maupun tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini merawatnya.

Pasalnya, pasien ini merupakan penghuni terlama di ruang isolasi rumah sakit plat merah tersebut. Dia menjalani isolasi di rumah sakit kurang lebih sudah tiga bulan, hingga dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah, mendengar kabar ini saya tidak lelah-lelahnya mengucap syukur. Akhirnya ibu ini sembuh setelah dirawat selama tiga bulan,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu (24/6/2020).

Dengan kesembuhannya ini, Ipong mengatakan bahwa delapan pasien Covid-19 dari kluster Sukolilo semuanya sudah sembuh. Pasien ini bisa dibilang penuh perjuangan dan gigih dalam proses kesembuhannya. Sebab, Ipong mencatat yang bersangkutan harus menjalankan test swab hingga 22 kali. “Hasil 2 test Swab berturut-turut negatif. Sehingga sudah diperbolehkan pulang,” katanya.

Selain satu pasien dari klaster Sukolilo, Ipong mengabarkan santri dari klaster Temboro juga sembuh. Itu diterima setelah dua hasil swabnya negatif. Pasien berumur 14 tahun ini sudah menjalani test Swab sebanyak 12 kali.

Dia dirawat selama dua bulan di rumah sakit. Dengan demikian, data kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif 38 orang. Dari jumlah itu, yang sudah sembuh 25 orang. Sedangkan yang menjalani isolasi di rumah sakit ada 11 orang, serta yang meninggal 2 orang.

Bupati Ipong Muchlissoni

“Jadi pasien Covid-19 hari ini yang sembuh ada dua orang. Satu perempuan dari Klaster Sukolilo dan laki-laki dari Klaster Temboro,” katanya.

Ipong menambahkan, dirinya mengucapkan terimakasih terhadap nakes dan juga psikolog yang telah bekerja keras, merawat dan mendampingi pasien Covid-19. Dia tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19. Jangan sampai Anda yang mengalaminya sendiri di-swab hidung dan tenggorokan, dan tentunya menjalani isolasi,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar