Pendidikan & Kesehatan

Tidak Semua Pasien Covid-19 di RSSA Dapat Plasma Konvalesen Meski Stok Lebih

RSSA Malang lakukan operasi bedah jantung di tengah pandemi Covid-19.

Malang(beritajatim.com) – Kasubbag Humas Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Donny Iryan mengatakan, sejak 2020 hingga Januari 2021 mereka memiliki sebanyak 391 stok labu darah plasma konvalesen. Sedangkan, jumlah permintaan sebanyak 338 labu darah plasma konvalesen dari pasien Covid-19.

Donny mengatakan, meski jumlahnya lebih namun stok yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan pasien Covid-19. Sebab, jenis golongan darah yang dibutuhkan tidak sesuai dengan stok yang ada. Untuk itu, meski stoknya lebih mereka belum bisa melayani seluruh pasien.

“Jika dilihat sepintas stok labu darah plasma kami melebihi permintaan. Tapi ini belum dibreak down pergolongan darah. Jadi, semisal yang dibutuhkan golongan darah A, namun yang kami punya golongan darah B,” ujar Donny, Jumat, (22/1/2021).

Donny mengungkapkan, untuk kebutuhan stok labu darah plasma konvalesen sesuai kebutuhan pihaknya sampai meminta keluarga untuk turut mencari pendonor. Namun, RSSA juga turut mencarikan pendonor.

“Saat ini masih ada yang belum terpenuhi dan harus mencari. Kami sampaikan ke keluarga bahwa saat ini kami belum ada stok donor plasma golongan darah ini. Biasanya keluarga ada yang inisiatif cari sendiri. Tapi kami tidak lepas begitu saja, kami juga ikut mencarikan,” kata Donny.

Donny mengungkapkan, ada 48 pasien Covid-19 yang menerima donor terapi plasma konvalesen. Hasilnya untuk pasien Covid-19 dengan gejala berat tingkat kesembuhannya mencapai 90 persen sedangkan pasien Covid-19 dengan gejala kritis tingkat kesembuhannya mencapai 50 persen

“Plasma ini ngambil contoh darah yang sudah punya antibodi untuk disuntikkan ke darah yang saat ini sedang sakit. Agar antibodinya cepat naik,” tandas Donny. (Luc/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya