Pendidikan & Kesehatan

Tidak Patuh Protokol Kesehatan di Tuban Bisa Kena Sanksi Denda

Tuban (beritajatim.com) – Petugas dari jajaran Polres Tuban bersama dengan TNI dan juga Satpol PP Kabupaten Tuban telah melakukan apel bersama dalam upaya untuk pencanangan implementasi inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Untuk penerapan Inpres tersebut, pihak Polres Tuban bersama TNI dan juga Satpol PP Tuban itu telah membentuk tim Satgas Kabupaten Tuban. Dalam penerapan Inpres tersebut sangsi untuk para pelanggaran protokol kesehatan seperti halnya warga yang keluar rumah dan tidak pakai masker maka bisa kena sangsi denda.

Pembentukan Satgas Inpres nomor 6 tahun 2020 di Kabupaten Tuban tersebut dilakukan oleh Polres Tuban bersama dengan TNI dan Satpol PP Tuban itu untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Terlebih saat ini wilayah Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah dalam kasus penyebaran Covid-19.

“Kami dalam hal ini Polri bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah Tuban dalam hal ini diwakili Satpol PP terus bersinergi untuk mengimplementasikan inpres nomor 6 tahun 2020. Kita akan terus bersinergi mencegah penyebaran covid-19 di Tuban,” terang AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban setelah kegiatan itu, Kamis (27/8/2020).

Kapolres memaparkan, bahwa selama ini pihak Polres Tuban bersama dengan TNI terus membantu Pemkab Tuban untuk menertibkan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun, dengan adanya inpres itu ada sangsi yang semakin ketat untuk menindak mereka yang melanggar terkait protokol kesehatan.

“Kalau sebelumnya yang ditindak adalah yang tidak memakai masker saja, tetapi dengan adanya inpres ini tidak hanya pelanggaran tidak memakai masker saja. Melainkan terkait protokol kesehatan secara keseluruhan, seperti cuci tangan maupun penerapan jaga jarak,” tegasnya.

Kegiatan pelaksanaan penerapan inpres tersebut akan dilakukan dengan melaksanakan patroli gabungan secara rutin baik untuk menindak mereka warga Tuban yang tidak patuh protokol kesehatan. Selain itu juga terus dilakukan sosialiasasi untuk mengingatkan warga masyarakat Tuban Bumi Wali itu supaya selalu pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

“Salah satunya penindakannya nanti ada sangsi denda sebesar Rp 100 ribu rupiah untuk yang melanggar, seperti di daerah lain juga sudah ada. Namun, untuk sangsi denda itu kan ada tahapan-tahapannya, tidak langsung denda,” pungkasnya.

Sementara itu, sampai dengan saat ini kasus Covid-19 di Kabaupaten Tuban masih terus mengalami peningkatan jumlah warga yang positif dan membuat Tuban masuk zona merah. Sehingga diharapkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran covid-19 itu dengan cara patuh protokol kesehatan, seperti selalu pakai masker saat keluar rumah, cuci tangan dengan sabun dan juga jaga jarak aman saat berada di tempat-tempat umum.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar