Pendidikan & Kesehatan

Tetap Siaga Covid-19, BPBD Kota Malang Salurkan 5 Ribu Masker

STIE Malangkucecwara (ABM) Malang memberikan alat pelindung diri (APD) berupa 5 ribu masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – STIE Malangkucecwara (ABM) Malang memberikan alat pelindung diri (APD) berupa 5 ribu masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Selanjutnya, BPBD akan menyalurkan masker itu kepada 5 kecamatan yang ada di Kota Malang.

Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan bahwa 5 ribu paket masker ini juga dilengkapi handsanitizer. Menurutnya, meski saat ini di Kota Malang vaksinasi sudah memasuki tahap kedua. Kedisiplinan memakai masker tetap harus dilakukan oleh semua masyarakat.

“Nanti kita sampaikan ke masing-masing kecamatan. Ini juga dalam rangka untuk peningkatan prokes (protokol kesehatan) di masing-masing kecamatan,” kata Alie, Kamis, (25/3/2021).

Alie mengatakan, meski pandemi Covid-19 nantinya bakal berakhir kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Saat ini yang harus dilakukan adalah 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Ini semua berkaitan dengan pelaksanaan 5 M. Kita juga harus terus mengingatkan istilah Akbar (Adaptasi Kebiasaan Baru). Namanya Covid-19 meski nanti sudah berakhir, tetap kita harus taati prokes ya,” kata Alie.

Sementara itu, ketua komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi mengungkapkan pemerintahan harus bisa terus memberikan kesadaran kepada masyarakat. Menurutnya, adaptasi kebiasaan baru merupakan hal positif demi menghindari penularan Covid-19.

“Saat ini tingkat kesadaran sudah diatas 90 persen. Tentu seperti ini harus bisa dilakukan oleh semua kalangan. Ini sangat bagus dan kami mendukung. Setelahnya nanti kan diberikan ke setiap kecamatan, jadi nanti camat juga harus ikut berperan dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat juga,” tandas Wanedi. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar