Pendidikan & Kesehatan

Tersisa 17 Pasien Covid Pamekasan Jalani Isolasi

Personil KSR PMI Pamekasan, sosialisasikan 5M bagi masyarakat dalam rangka mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19.

Pamekasan (beritajatim.com) – Update sebaran Coronavirus Disiase 2019 di kabupaten Pamekasan, tersisa sebanyak 17 orang yang saat ini menjalani tahapan isolasi. Sekalipun kembali ada tambahan satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19, Rabu (24/3/2021).

Hal itu berdasar update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, di mana tambahan satu pasien positif baru berinisial RKW (33) asal kecamatan Pamekasan. Termasuk dua tambahan pasien positif yang dinyatakan sembuh.

“Update hari ini ada tambahan satu pasien positif baru, serta tambahan dua pasien positif yang dinyatakan sembuh dari Covid-19,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Achmad Marsuki.

Dengan update tersebut, total pasien positif Covid-19 di Pamekasan, terdata sebanyak 1.143 orang. Jumlah tersebut meliputi sebanyak 17 orang dalam tahap isolasi, 86 orang meninggal dunia, serta 1.040 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.210 orang, meliputi sebanyak 5 orang dalam tahap pengawasan, 91 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.114 orang dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19.

Disinggung soal potensi naik atau justru kondisi pandemi segera membaik atau bahkan berakhir, pihaknya tidak bisa memprediksi karena status saat ini dalam situasi pandemi. “Jadi jumlah pasien Covid-19 tiap hari memang kadang bertambah, kadang berkurang. Penyebabnya karena masih situasi pandemi,” jelasnya.

“Dari itu, semuanya harus tetap patuh patuh prokes (protokol kesehatan), sekaligus selalu waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya dengan selalu menjalankan pesan ibu, 3M, rajin mencuci tangan, selalu memakai masker dan menjaga jarak,” imbaunya.

Tidak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir pihaknya juga kembali melengkapi himbauan sesuai anjuran pemerintah melalui himbauan 5 M. “Dari himbauan 3 M dilengkapi menjadi 5 M dengan tambahan menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Tujuannya untuk mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar