Pendidikan & Kesehatan

Terpapar Covid-19, 10 Bumil di Kediri Lahirkan Bayi di RS Darurat

RS Darurat Covid-19 di Kabupaten Kediri layani persalinan ibu hamil terpapar corona

Kediri (beritajatim.com) – Setelah melakukan operasional sejak tanggal 24 Januari 2020 atau sudah satu minggu ini, keberadaan Rumah Sakit Nur Aini di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, yang sediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 terasa begitu efektif.

Rumah sakit yang diperuntukan selain untuk pasien yang terkonfirmasi covid 19 dengan gejala ringan hingga sedang, Rumah sakit darurat ini juga dipersiapkan untuk merawat ibu hamil yang positif covid hingga melakukan persalinan.

Melalui pelayanan tersebut, diharapkan dapat merelaksasi keberadaan tiga Rumah Sakit rujukan covid 19 seperti RSKK, RSUD SLG, dan RS HVA Tulungrejo Pare. Rumah Sakit Darurat Nuraini sekarang telah tersedia sebanyak 60 tempat tidur pasien. Dengan total kapasitas maksimal sebanyak 100 tempat tidur pasien.

“Dengan peralatan serta tenaga medis yang kita punya, total selama ini telah menangani 10 persalinan bagi ibu hamil yang terkonfirmasi positif covid 19 dengan tanpa gejala maupun gejala ringan saja,” kata Sekertaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet turmudi.

Ia juga menambahkan jika, pasien persalinan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) harus melakukan perawatan di Rumah Sakit rujukan. “Sebab dalam status OTG, pasien juga berpotensi untuk terjadi penyebaran virus covid-19,” imbuhnya

Tahapan untuk pelayanan RS Darurat Nuraini yakni harus melalui screening dari ketiga RS rujukan yang ada di Kabupaten Kediri. Disebutkan yang mendapat pelayanan RS Nuraini ialah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan, sedang dan pelayanan persalinan.

“Adanya RS darurat ini sangat membantu RS rujukan. Pasien harus melalui RS rujukan. Tidak boleh langsung kesana, yang menentukan screening ialah RS rujukan,” terang Slamet.

Sejak dibuka sebagai Rumah Sakit rujukan, RS Nur aini berbagai fasilitas penunjang pelayanan serta Tenaga medis maupun non medis sudah lengkap.

“Sarpras komplit, kita juga sudah melakukan rekrutmen. Minggu (24/1/2021), kemarin komplit sebanyak 60 tempat tidur pasien. RS Darurat Nuraini untuk gejala ringan, sedang, dan persalinan untuk merelaksasi RS rujukan,” tutupnya. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar