Pendidikan & Kesehatan

Tenaga Kesehatan Banyuwangi dapat Telur dan Susu

Ket Foto : Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama isteri Ipuk Fiestiandani Azwar Anas sedang mengumpulkan telur di kandang peternakan warga di Blimbingsari, telur ini akan dibagikan kepada ribuan tenaga kesehatan di Banyuwangi. (rin)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tenaga kesehatan Banyuwangi terus mendapat perhatian dalam menjalankan tugasnya. Di tengah pandemi Covid 19, tentunya kesehatan para nakes ini perlu dijaga.

Untuk itu, Pemkab Banyuwangi memberikan tambahan nutrisi untuk 1.938 tenaga kesehatan. Di antaranya, pemberian telur, buah, roti, dan susu.

“Ini diberikan setiap hari. Itu juga melengkapi insentif dana sebesar Rp 3,9 miliar kepada tenaga kesehatan,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sabtu, (11/7/2020).

Anas menyebut, tambahan nutrisi itu berasal dari produksi lokal. Ini sebagai bentuk pemberdayaan pelaku ekonomi lokal.

“Semuanya kami beli dari pelaku ekonomi lokal, mulai peternak ayam, pedagang buah, hingga UMKM roti. Semoga ini bisa ikut menggerakkan ekonomi lokal di tengah belum pulihnya perekonomian akibat pandemi Covid-19,” ujar Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono mengatakan, bantuan ini dibagikan sejak akhir Juni 2020. Program ini menyasar tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas, laboratorium kesehatan daerah (labkesda), dan nakes di tim ambulans 118.

“Mereka ini adalah para nakes yang selama ini bisa dibilang tim reaksi cepat dalam menangani Covid-19. Mulai melakukan skrinning di perbatasan, tracing kontak erat pasien, hingga memantau ODP dan PDP yang isolasi mandiri,” ungkap Rio.

Sebelumnya, para nakes juga telah mendapatkan tambahan suplemen berupa multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh. “Tambahan suplemen tersebut telah kami salurkan bagi ribuan nakes se-Banyuwangi,” pungkas Rio. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar