Pendidikan & Kesehatan

Di Kabupaten Mojokerto

Tenaga Farmasi dan Bocah 4 Tahun Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali mencatat adanya tambahan pasien tercomfirm positif Covid-19. Setidaknya, ada dua pasien yang terpapar Covid-19 yakni seorang tenaga farmasi asal Kecamatan Mojoanyar dan anak dari pasangan suami-istri (pasutri) warga Kecamatan Jetis yang sebelumnya positif.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto per 22 Mei 2020 ada tambahan dua pasien tercomfiem positif Covid-19. “Dua pasien ini berasal dari Kecamatan Mojoanyar dan Jetis,” ungkapnya.

Ardi menjelaskan, pasien positif 18 adalah pria asal Kecamatan Mojoanyar dengan inisial S berusia 28 tahun. Pasien positif 18 ini, setiap harinya bekerja sebagai tenaga farmasi di RS Dr Soetomo Kota Surabaya. Awalnya, pasien positif 18 mengeluh demam dan berobat ke bidan desa setempat pada 6 Mei 2020.

“Pada 9 Mei, pasien berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Mojokerto dan rawat jalan. Pada 11 Mei, pasien kembali ke rumah sakit tersebut untuk menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Setelah mengetahui hasil rapid testnya reaktif, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari,” jelasnya.

Di RSUD Prof Dr Soekandar, pasien positif 18 diambil sample uji swab. Sembari menunggu hasil uji swab keluar, lanjut Ardi, pasien positif 18 menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tersebut. Hasil uji swab keluar hari ini dan positif.

“Hasil swab positif dan langsung menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar. Satu pasien positif 19 adalah balita berusia empat tahun berinisial G asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pasien positif 19 merupakan anak pasutri asal Jetis yang sebelumnya terpapar Covid-19, jadi tinggal serumah,” tuturnya.

Sebelumnya, pasien pasitif 19 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Pasien positif 19 menjalani rapid test pada 25 April dan hasilnya non-reaktif. Mengingat ada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungannya, pasien positif 19 kembali menjalani rapid test pada 9 Mei dan hasilnya reaktif.

“Pasien positif 19 kemudian menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar dengan gejala batuk, pilek dan demam. Pada 11 Mei, tim medis juga melakukan pengambilan sample untuk uji swab dan hasil uji swab keluar hari ini dengan hasil positif. Saat ini pasien positif 19 menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar juga,” tegasnya.

Dengan adanya tambahan dua kasus baru ini, jumlah total pasien terconfirm positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto sebanyak 19 orang. Dengan rincian, 16 pasien masih menjalani perawatan medis, dua pasien telah sembuh dan satu pasien asal Kecamatan Puri meninggal dunia. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar