Pendidikan & Kesehatan

Tekan Penularan HIV, Hepatitis, dan Sifilis Pada Ibu Hamil dan Anak, Pemkab Kediri Sosialisasikan Program Triple Eliminasi

Kediri (beritajatim.com) — Infeksi penyakit menular HIV, Sifilis dan Hepatitis B di kalangan ibu hamil mengancam kualitas hidup anak yang di kandungnya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan setempat melakukan sosialisasi Program Triple Eliminasi kepada kalangan pegawai Puskesmas, dengan tujuan dapat menekan penularan penyakit yang dibawa ibunya pada anak yang dilahirkan sejak dini.

Sosialisasi Blanko Triple Eliminasi ini berlangsung di Ruang Joyoboyo, Pemerintah Kabupaten Kediri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeliminasi penularan tiga penyakit menular HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari ibu hamil pada anak, melalui peran bidan dan tenaga kesehatan di Puskesmas.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mentargetkan Triple Eliminasi penyakit menular yang mudah ditularkan ibu kepada anaknya dalam kadungan tersebut hingga 2022 mendatang. Indikator program ini berupa infeksi baru HIV, Sifilis dan Hepatitis B pada anak kurang dari atau sama dengan 50 per 100 ribu kelahiran hidup.

Nur Munawaroh, Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Nur Munawaroh mengatakan, risiko penularan tiga penyakit tersebut cukup tinggi, melalui plasenta ibu hamil pada bayi yang di kandungnya.

Secara umum penularan tiga penyakit ini memiliki pola sama yaitu melalui hubungan seksual, pertukaran kontaminasi darah dan secara vertikal dari ibu ke anak. “Oleh karena itu dilakukan pencegahan dan penanggulangan bersama atau yang disebut dengan triple eliminasi,” katanya, Selasa (12/11/2019).

Prevalensi tiga penyakit tersebut infeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B pada ibu hamil berturut-turut sebesar 0,3 persen, 1,7 persen, dan 2,5 persen. Sementara di Kabupaten Kediri untuk penularan Hepatitis B dari ibu kepada anak kandungnya dibawah angka prevalensi 1 persen.

Selama ini, pemerintah terus mengupayakan berbagai strategi program dalam mengatasi persoalan tersebut, seperti meningkatkan akses dan kualitas layanan bagi ibu hamil, ibu menyusui dan bayi sesuai standar serta meningkatkan peran fasilitas pelayanan kesehatan. Dinkes Kabupaten Kediri juga mengingatkan agar tidak lengah untuk memprioritaskan upaya pencegahan penularan HIV termasuk Sifilis dan Hepatitiss B ke kalangan ibu rumah tangga. [nng/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar