Pendidikan & Kesehatan

Tambah 11 orang, Pasien Positif Kota Mojokerto Jadi 36 Orang

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto kembali mencatat ada tambahan 11 pasien positif per tanggal 12 Juni 2020. Tambahan 11 pasien positif Covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Kranggan sebanyak lima orang dan Kecamatan Magersari sebanyak enam orang.
Pasien positif 26 yakni seorang laki-laki, pensiun guru, inisial R, umur 67 tahun asal Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Pasien R memiliki riwayat asma dengan diagnosa awal Orang Tanpa Gejala (OTG) masuk salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada tanggal 5 Juni 2020.

Pasien R menjalani rapid test satu kali dengan hasil reaktif dan sempat dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pada tanggal 11 Juni 2020. Pasien R kemudian melakukan uji swab yang keluar Jumat (12/6/2020), hasil uji swab diketahui pasien R positif Covid-19.

Pasien dalam 14 hari ke belakang melakukan perjalanan ke Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ke rumah istrinya yang merupakan pasien positif 46 Kabupaten Mojokerto, inisial M, usia 46 tahun. Pasien M sendiri sudah meninggal, sementara pasien R menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien positif 27 merupakan seorang perempuan dengan inisial SS, umur 48 tahun asal Kecamatan Magersari. Pasien yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) ini tercatat tidak memiliki riwayat sakit dengan diagnosa awal Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Pasien SS menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Swab yang dilakukan pada tanggal 12 Juni 2020 yang keluar, Jumat (12/6/2020) dengan hasil positif. Pasien SS menjalani isolasi di RSU Ploso, Jombang. Pasien positif 28 merupakan ibu rumah tangga, usia 46 tahun, inisial NC yang merupakan warga Kecamatan Magersari. Pasien yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) ini tidak memiliki riwayat sakit namun hasil rapid test menunjukkan reaktif.

Tes swab sendiri dijalani pada tanggal 8 Juni 2020 yang hasilnya menunjukkan jika pasien NC terpapar virus corona. Ada tiga orang yang kontak erat dengan pasien NC dan sudah dilakukan rapid test, sementara pasien NC menjalani karantina di rumah. Pasien positif 29 merupakan ibu rumah tangga, inisial Y, umur 80 tahun asal Kecamatan Magersari.

Pasien Y menjalani rapid test pada tanggal 4 Juni 2020 dengan hasil reaktif sehingga dilakukan uji swab pada tanggal 8 Juni 2020 dan hasilnya positif. Pasien positif 30 merupakan seorang laki-laki, inisial S, umur 56 tahun dengan profesi sebagai buruh harian. Pasien Y tidak memiliki riwayat sakit.

Diagnosa awal pasien Y OTG dengan hasil rapid test reaktif sehingga dilakukan uji swab tanggal 8 Juni 2020 lalu dan hasil swab keluar hari ini. Hasilnya positif, satu orang yang kontak erat dengan pasien Y dengan hasil non reaktif. Sementara pasien Y menjalani isolasi di rumah.

Pasien positif 31 merupakan seorang perempuan, inisial VDS, umur 24 tahun warga Kecamatan Kranggan. Pasien VDS tidak memiliki riwayat sakit apapun, pasien VDS diagnosa awal OTG dengan hasil rapid test reaktif yang dilakukan pada tanggal 4 Juni 2020. Uji swab dilakukan pada tanggal 8 Juni 2020 yang keluar hari ini.

Hasil uji swab pasien VDS positif dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien positif 32 merupakan seorang laki-laki, inisial MS, usia 45 tahun warga Kecamatan Kranggan. Pasien MS merupakan OTG dengan hasil rapid test yang dilakukan pada tanggal 4 Juni 2020 dengan hasil reaktif. Uji swab tanggal 12 Juni 2020 hasilnya positif, pasien MS menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Pasien positif 33 merupakan ibu rumah tangga, inisial S, umur 67 tahun warga Kecamatan Kranggan. Pasien S merupakan OTG dengan hasil rapid test sehingga dilakukan uji swab tanggal 8 Juni 2020 yang hasilnya keluar hari ini, positif dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Pasien positif 34 merupakan seorang laki-laki, inisial MGW, usia 7 tahun asal Kecamatan Kranggan. Hasil rapis test pasien MGW reaktif sehingga dilakukan uji swab dengan hasil positif. Pasien MGW menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Pasien positif 35 merupakan seorang perempuan, inisiatif NC, usia 35 tahun asal Kecamatan Magersari.

Pasien NC merupakan OTG dengan hasil rapid test dengan hasil reaktif pada tanggal 4 Juni 2020. Uji swab yang dilakukan pada tanggal 8 Juni 2020 yang keluar hari menunjukkan jika pasien NC positif Covid-19. Ada tiga orang yang menjalani rapid test karena kontak erat dengan pasien NC.

Hasil rapid test ketiganya non reaktif, pasien NC menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Pasien positif 36 merupakan seorang laki-laki, inisial MN, usia 27 tahun asal Kecamatan Magersari. Pasien MN juga merupakan OTG dengan hasil rapid test reaktif pada tanggal 4 Juni 2020 lalu sehingga dilakukan uji swab.

Uji swab pasien MN dilakukan pada tanggal 9 Juni 2020 dan keluar hari ini dengan hasil positif. Satu orang yang kontak erat dengan pasien MN merupakan istrinya dan sudah dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, namun belum dilakukan uji swab. Pasien MN menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya membenarkan, ada tambahan 11 pasien positif per tanggal 12 Juni 2020. “Iya hari ini, ada tambahan 11 pasien positif yang berasal dari 2 kecamatan. Kecamatan Kranggan 5 orang dan Magersari 6 orang,” tegasnya.

Dengan bertambahnya 11 pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto per tanggal 12 Juni 2020, jumlah pasien positif menjadi 36 orang. Dengan rincian 33 orang masih menjalani perawatan, dua diantaranya sudah sembuh dan satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar