Pendidikan & Kesehatan

Tak Pakai Masker, 74 Orang di Jombang Terjaring Operasi Yustisi

Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 74 orang terjaring operasi yustisi yang digelar tim gabungan di Jombang, Selasa (15/12/2020). Operasi yustisi tersebut digelar di dua titik. Pertama di perempatan Kebon Rojo Jl KH Wahid Hasyim, kemudian kedua di pertigaan Jl Kapten Tendean (pertigaan PG Djombang Baru).

“Dari dua titik operasi tersebut sebanyak 74 orang terjaring razia karena tidak memakai masker. Mereka melanggar protokol kesehatan (prokes). Razia pertama terdapat 36 pelanggar, titik kedua ada 36 pelanggar,” kata pimpinan operasi yustisi, AKP Moch Mukid.

Mukid merinci, dari 36 orang yang terjaring operasi yustisi di perempatan Kebon Rojo, enam orang mendapat sanksi sosial, kemudian delapan orang disanksi pentitaan KTP, dan 22 orang mendapatkan teguran secara lisan.

Sedangkan 38 pelanggar yang terjaring di pertigaan Jl Kapten Tendean, sanksi sosial 11 orang, sanksi sita KTP sembilan orang, dan teguran lisan sebanyak 18 orang
. “Kami berharap masyarakat Jombang mematuhi prokes. Karena hal itu bisa memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata AKP Mukid yang juga Kasat Narkoba Polres Jombang ini.

Mukid menambahkan, operasi yustisi tersebut merupakan implementasi Inpres No.6 tahun 2020 dan Perda Provinsi Jatim No.2 tahun 2020, serta Perbup No.57 th 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona.

Operasi yustisi, lanjut Mukid, melibatkan 30 personil. Mereka terdiri dari Polri, TNI-AD, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Jombang. Razia serupa terus dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Jombang terus mengalami lonjakan.

Sementara itu berdasarkan data di laman Dinas Kesehatan Jombang, Selasa (15/12/2020) pukul 12.00 WIB, ada tambahan 30 kasus positif Covid dalam sehari. Penambahan paling banyak di Kecamatan Jombang, yakni lima orang.

Sedangkan kecamatan lainnya, jumlahnya bervariasi. Antara satu hingga tiga orang positif. Dengan penambahan itu, jumlah kumulatif positif Covid di Jombang sebanyak 1802 orang. Dari jumlah itu, 1493 sembuh, 105 orang masih dirawat, dan 204 orang meninggal. Dari data tersebut juga disebutkan bahwa 21 kecamatan di Jombang semuanya masuk zona merah. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar