Pendidikan & Kesehatan

Tak Gunakan Masker di Kota Malang Siap-siap Kena Sanksi

Wakil wali Kota Malang, Sofyan Edi saat bertemu tokoh agama di Balai Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Warga Kota Malang yang melakukan aktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker siap-siap menerima sanksi sosial. Penindakan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Ada sanksi sosial yang tidak pakai masker. Akan kami sesuaikan dulu dengan Peraturan Wali Kota Malang, baru kami bisa jalankan,” ujar Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Kamis, (13/8/2020).

Sofyan Edi mengatakan, saat ini warga Kota Malang memang sudah tertib protokol kesehatan. Namun, kepatuhannya perlu ditingkatkan. Adapun sanksi sosial yang disiapkan antara lain, berupa hukuman membersihkan fasilitas publik sampai rumah ibadah.

“Dalam Inpres ini ada ketentuan-ketentuan sanksi sosial, bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan. Yang muncul itu sanksi sosial misalnya, menyapu di jalan, bisa bersih-bersih di masjid dan sebagainya,” papar Sofyan Edi.

Dalam pemberlakuan sanksi sosial, Pemkot Malang akan menggandeng TNI dan Polri. Menurut Sofyan Edi, sanksi sosial bertujuan untuk kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. “Dan yang paling penting yaitu peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bisa mengajak masyarakat lebih disiplin protokol kesehatan,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar