Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Survei SMRC: Publik Umumnya Puas Dengan Kinerja Pemerintah Tangani Covid-19

Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan pelajar di halaman Kantor Bupati, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada Minggu, 3 Oktober 2021.

Jakarta (beritajatim.com) – Mayoritas publik Indonesia menyatakan puas atas kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

Ini adalah salah satu temuan dalam survei opini publik yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) SMRC bertajuk ‘Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi’ yang dirilis secara online di Jakarta pada 19 Oktober 2021.

Survei opini publik ini digelar pada 15 – 21 September 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Sampel sebanyak 1220 responden dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasinya menyatakan bahwa pada survei ini, publik ditanya secara umum, apakah sejauh ini mereka sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali dengan kerja Pemerintah Pusat di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani masalah wabah Covid-19?

Atas pertanyaan itu, ada 64,6 persen warga merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah pusat menangani Covid-19. Sementara yang kurang atau tidak puas sebanyak 32 persen. Dan masih ada yang menjawab tidak tahu sebesar 3,4 persen.

Abbas menyatakan bahwa penilaian positif ini cenderung menguat dalam satu tahun terakhir. Pada survei Oktober 2020, ada 60,7 persen yang menyatakan puas atau sangat puas pada kinerja pemerintah menangani Covid-19. Angka ini naik menjadi 64,6 persen pada survei September 2021.

Survei ini juga menemukan beberapa alasan yang menyebabkan pandangan positif itu muncul.

“Dari yang merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah pusat menangani Covid-19, ada 48 persen yang beralasan bahwa walaupun Covid-19 masih mengancam, pemerintah sudah bekerja keras untuk mengendalikan wabah ini. Selanjutnya ada 32,3 persen yang menilai bahwa sejauh ini COVID-19 cukup terkendali meskipun masih banyak,” pungkas Abbas. (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar