Pendidikan & Kesehatan

Sumenep Punya Mesin PCR, Hasil Swab Tak Perlu Tunggu Lama

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim (foto/temmy)
Sumenep (beritajatim.com) – Warga Sumenep saat ini bisa lebih cepat mengetahui hasil tes usap (swab test), pasca dioperasikannya mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
“Mesin PCR bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru hari ini bisa dioperasikan,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Senin (01/02/2021).
Menurutnya, meski mesin PCR itu telah lama diterima dan disimpan di RSUD, namun tidak bisa langsung dioperasikan, karena harus menunggu kelengkapan alat-alat penunjang lainnya.
“Yang datang saat itu hanya mesin PCR-nya. Itu kira-kira harganya Rp 500 juta. Mesin itu tidak bisa dioperasikan tanpa alat penunjang lainnya. Nah, alat-alat penunjangnya ini yang mahal. Jadi memang harus kami anggarkan dulu,” terangnya.
Busyro memaparkan, Pemkab menganggarkan pembelian alat-alat penunjang pengoperasian mesin PCR itu sebesar Rp 4 milyar. “Jadi lebih besar anggaran alat-alat penunjangnya dibanding harga mesin PCR itu sendiri. Mangkanya agak lama mesin ini baru bisa dioperasikan, karena kami harus beli sendiri alat-alat penunjangnya,” ucapnya.
Sebelum mempunyai mesin PCR sendiri, sampel tes usap untuk mengetahui apakah seseorang positif terkonfirmasi Covid-19 atau tidak, harus dibawa ke Surabaya. Karena itu, butuh waktu 5-7 hari untuk mengetahui hasil swab tersebut. (tem/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar