Pendidikan & Kesehatan

Suko Widodo: Media Massa Kredibel Bantu Redam Kepanikan Masyarakat

Dr Suko Widodo (tengah) bersama pimpinan beritajatim.com Ainur Rohim dan Dwi Eko Lokononto,

Surabaya (beritajatim.com)--Pakar komunikasi politik, Dr Suko Widodo, M.Si, mengatakan, berita tentang wabah virus Corona  masuk informasi publik kategori serta merta (pasal 10 UU Keterbukaan Informasi Publik/KIP).

Karena itu, menjadi kewajiban pemerintah sebagai badan publik untuk menyediakan informasi yang transparan dan mudah diakses terkait masalah tersebut.

Demikian dikatakan Suko Widodo, yang juga staf pengajar Departemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga (UA) Surabaya, Jumat (6/5/2020) pagi.

“Karenanya, pemerintah wajib menyediakan informasi wabah corona secara akurat, transparan, dan mudah diakses publik,” tambahnya.

Dia mengemukakan, banyak informasi tentang virus corona beredar di masyarakat. Tetapi tak banyak informasi yang memandu, apalagi yang menjadi ruang komuniasi interaktif yang memungkinkan warga berkonsultasi dengan otoritas terkait yang menghandle masalah ini.

“Lebih dari penyediaan informasi yang bisa memandu warga untuk bisa menjaga kesehatannya dan menghindarkan dari kemungkinan terkena serangan virus ini, pemerintah semestinya mampu menyediakan masker sebagai pelindung kemungkinan terkena wabah virus corona,” katanya mengingatkan.

Dalam konteks ini, katanya, secara praktis, pemerintah bisa meminta bantuan lembaga media massa yang memiliki kredibilitas dalam pemberitaan untuk menyebarkan informasi akurat terkait masalah ini. Ini juga untuk menepis informasi hoaks yang beredar seputar penyebaran virus corona di masyarakat.

“Dibutuhkan  gerakan riil secara massif, kampanye massif, dan partisipasi semua pihak untuk mengantisipasi wabah  corona. Masyarakat Indonesia punya modal sosial bagus. Ini potensi baik untuk membuat gerakan massif mengantisipasi virus corona,” ujarnya.

Dr Suko mengatakan, langkah kreatif dan responsif dibutuhkan semua instansi pemerintah yang terkait masalah ini, terutama dalam hubungannya dengan penyediaan informasi kepada publik. Informasi yang akurat dan mencerahkan masyarakat itu tentu bersumber dari narasumber yang memiliki kapasitas, profesionalisme, kompetensi, pengalaman, kredibilitas, dan punya otoritas terkait dengan virus corona dan kesehatan masyarakat.

“Sehingga bukan sembarangan orang menyampaikan informasi kepada publik terkait virus corona. Tujuannya, untuk menghindari kepanikan dan kegaduhan di masyarakat. Dalam konteks ini, media massa yang kredibel jadi kanal terbaik untuk menyampaikan semua informasi tentang virus corona kepada masyarakat,” tegas Suko Widodo. [air/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar