Pendidikan & Kesehatan

Strong Partnership, IKA UA Gandeng FK Unair Gelar Vaksinasi di Pesantren

Surabaya (beritajatim.com) – Sinergitas mulai dijalankan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) dalam meningkatkan cakupan vaksinasi. Yakni, melalui vaksinasi kepada santri dan remaja dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Kegiatan selaras dengan program Presiden Joko Widodo untuk mengoptimalkan vaksinasi.

Lokasi vaksinasi di Pondok Pesantren Yanabi’ul ‘Ulum Wal Hikam. Target sasaran yang divaksin 500 orang. Mereka adalah santri, wali santri, dan masyarakat sekitar. Turut hadir di acara tersebut Ketua Umum IKA UA yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketua pelaksana program vaksinasi IKA UA Dr. Abdulloh Machin, dr, Sp.S(K), mengatakan FK Unair memiliki sumber daya yang sangat cukup pada bidang kesehatan. IKA UA pun menggandeng FK Unair untuk menggelar kegiatan ini. Program tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Kita butuh partnership yang kuat, karena itu di sini ada IKA UA, ada FK Unair, pemerintah provinsi, serta pesantren dan masyarakat,” ungkapnya.

Program ini merupakan upaya IKA Unair untuk ikut serta membantu pemerintah dalam meningkatkan cakupan vaksin COVID 19. Utamanya dalam memenuhi target dalam pelaksanaan vaksin hingga 70 persen jumlah penduduk Jawa Timur. “Harapannya segera tercapai herd Immunity pada bulan agustus,” jelas lelaki yang akrab disapa Gus Machin itu.

Selain itu, kegiatan ini wujud mendekatkan IKA Unair di tengah persoalan kemasyarakatan. Yakni, membantu pemerintah dalam mendekatkan akses penyaluran vaksin kepada masyarakat.

Hari ini kegiatan vaksin difokuskan di pondok pesantren yang menyasar santri dan warga sekitar pondok untuk mendapatkan vaksinasi. “Nantinya, progran serupa dilaksanakan secara berkesinambungan di daerah kalanganyar Sidoarjo, paciran Lamongan, Probolinggo dan Banyuwangi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengatakan vaksinasi sedang dimaksimalkan. Sesuai harapan, target vaksinasi bisa mencapai 70 persen dari jumlah penduduk Jawa Timur. HUT Kemerdekaan nanti sudah terbentuk herd immunity.

Peserta vaksinasi didominasi santri. Usianya sekitar 12 tahun. Lalu ada wali santri dan masyarakat di sekitar pesantren. Kegiatan itu juga dalam rangka menindaklanjuti progran Presiden Joko Widodo, yakni vaksinasi bagi pelajar dan santri. Usianya 12 hingga 17 tahun. [tok/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar