Pendidikan & Kesehatan

Stok Darah Minim, PMI Kabupaten Kediri Ajak Warga Sukarela Donor

Kediri (beritajatim.com) – Ketersediaan darah di UTD PMI Kabupaten Kediri semakin menipis. Hal ini terjadi karena pendonor rutin banyak yang tidak menyumbangkan darahnya kembali. Stok darah per hari ini yakni, Golongan darah A 65 kantong, golongan darah B 98 kantong, golongan darah O 22 kantong, dan AB 26 kantong.

Kepala UPD PMI Kabupaten Kediri, dr Arin Istiani mengatakan, minimnya golongan darah O dan AB tersebut terjadi, sejak 1 minggu yang lalu. Pihaknya harus berusaha ekstra untuk mencari pendonor yang rela meberikan darahnya.

“Kondisi genting sudah 1 minggu ini, akhirnya kita terus melakukan sosialisasi di Media Sosial untuk mengajak para pendonor, jangan takut untuk mendonorkan darahnya dengan sesuai protokol kesehatan dan harus memenuhi syarat yang telah dianjurkan PMI,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, untuk stok aman Tiap-tiap darah harus di angka 200 an kantong, jika tidak sewaktu-waktu PMI bisa kehabisan stok darah.  “Untuk stok darah O sangat menipis karena memang rata-rata orang membutuhkan golongan darah jenis O, jadi stok paling aman di PMI itu minimal 200,” katanya.

Hingga hari ini upaya yang bisa dilakukan PMI yakni dengan cara menelfon Tiap-tiap pendonor aktif, upaya tersebut dinilainya menjadi satu-satunya cara agar tidak kehabisan darah.

“Namun alhamdulillah dengan upaya menelfon para pendonor lama yang aktif mereka mau untuk mendonorkan darahnya.” Tuturnya.
Adapun upaya lain seperti menggelar Donor Darah Keliling, hingga detik ini masih belum diperbolehkan untuk dilakukan.  “Belum boleh karena akan mengundang masa dan memperbesar potensi penyebaran Covid-19,” tutupnya. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar