Pendidikan & Kesehatan

Stok Darah di UTD PMI Pamekasan Belum Stabil

Petugas UTD PMI Pamekasan membagikan souvenir kepada pendonor. [Foto: Humas PMI Pamekasan]

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketersediaan stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, belum stabil selama masa pandemi Coronavirus Disiase 2019. Khususnya memasuki awal Maret 2021.

Bahkan pihak UTD PMI Pamekasan, juga gencar sosialisasikan himbauan gotong royong untuk mendukung ketersediaan stok kantong darah. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan pendonor pengganti bagi keluarga pasien yang membutuhkan kantong darah.

“Untuk ketersediaan kantong darah, khususnya pada awal Maret 2021. Stok kantong darah belum stabil dan masih terus butuh dukungan donor pengganti dengan sistem gotong royong,” kata Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Minggu (7/3/2021).

Tidak hanya itu, pihaknya juga mensiasati dengan menyiapkan souvenir bagi para pendonor sebagai langkah konkrit untuk menarik minat sekaligus mengajak masyarakat untuk melakukan aksi sosial dan kemanusiaan berupa donor darah.

“Dari Jum’at (5/3/2021) kemarin, kami juga menyiapkan souvenir berupa bingkisan susu kental manis bagi para pendonor. Hal itu akan terus kami lakukan selama persediaan masih ada, sehingga para pendonor bisa kembali melakukan donor seperti biasa,” ungkapnya.

Selama masa pandemi Covid-19, khususnya sejak 1 Agustus 2020 lalu. UTD PMI Pamekasan menerapkan beragam aksi konkrit untuk mengantisipasi kekurangan stok selama masa penyesuaian diri akibat Covid-19, salah satunya dengan aksi ‘jemput bola’ untuk mendapatkan tambahan stok darah.

Sebab sejak saat itu, beragam agenda donor darah yang mereka jadwalkan sebagian besar gagal direisasikan akibat pandemi Covid-19. Sekalipun beberapa kali mereka melakukan aksi jemput bola ke berbagai instansi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Jadi selama ini kami tetap memprioritaskan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, guna mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19. Termasuk bagi seluruh personil yang bertugas di lapangan, sehingga protokol kesehatan tetap kita prioritaskan,” tegasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar