Pendidikan & Kesehatan

Stok Darah di UTD PMI Pamekasan Belum Normal

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketersediaan stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, belum sepenuhnya normal untuk kebutuhan sebulan kedepan. Khususnya menyusul adanya wabah virus corona yang mulai menyebar di sejumlah wilayah, tidak terkecuali di Pamekasan.

Hal itu disampaikan Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah jika ketersediaan kantong darah untuk sementara masih aman khususnya untuk pekan pertama April 2020. Sekalipun pihaknya sangat berharap himbauan tentang pendonor pengganti dapat berjalan maksimal.

“Untuk sementara ketersediaan darah masih aman untuk melayani pasien, tetapi yang pasti masih tetap butuh donor darah pengganti untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien berikutnya,” kata Kepala UTD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah kepada beritajatim.com, Jum’at (3/4/2020).

Selain itu pihaknya juga mengakui sekalipun terbilang cukup untuk melayani pasien, tetapi ketersediaan stok darah belum sepenuhnya normal dan maksimal seperti pada masa sebelumnya. “Namun yang pasti belum sepenuhnya normal, tapi masih bisa memberikan pelayanan kepada semua pasien,” ungkapnya.

Disinggung soal durasi waktu ketersediaan stok darah yang ada di unit yang dipimpinnya, pria yang akrab disapa dr Syafi menegaskan tetap stabil dan normal selama himbauan dari PMI Pamekasan direalisasikan, yakni menyiapkan pendonor pengganti.

“Namun yang pasti, asalkan pasien menyediakan donor darah pengganti, insya’ Allah UTD PMI Pamekasan akan mampu memenuhi kebutuhan darah dengan aman. Khususnya untuk edisi April 2020 dan tentunya harus strategi alternatif berupa program jemput bola,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah jadwal aksi donor darah yang digagas UTD PMI Pamekasan akhirnya dibatalkan menyusul adanya edaran dari pemerintah khususnya pada masa penyebaran wabah virus corona. Akhirnya muncul edaran berupa himbauan bagi keluarga pasien agar menggunkan pendonor pengganti. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar