Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Stok Darah di PMI Magetan Menipis, Imbas DBD?

Magetan (beritajatim.com) – Stok darah di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Magetan tak sampai 30 kantong per Jumat (25/2/2022). Stok tersebut mulai menipis sejak beberapa hari terakhir. Dokter UDD PMI Magetan dr Geta Arrahma Phuri mengungkapkan banyaknya permintaan dari rumah sakit yang menyebabkan stok menipis.

Total stok saat ini sekitar 28 kantong dengan golongan darah A 11 kantong, 5 kantong golongan darah B, dan sisanya golongan darah O. Untuk golongan darah AB nihil.

“Sehari bisa mencapai 40 kantong hingga 50 kantong. Bervariasi peruntukannya bisa untuk transfusi, perawatan bagi thalasemia, anemia, dan yang kini sedang merebak adalah penyakit demam berdarah, kasus yang cukup banyak membuat permintaan darah untuk cuci darah jadi tinggi,” kata Geta kepada beritajatim.com, Jumat (25/2/2022)


Menurut Geta, menipisnya stok darah murni disebabkan karena tingginya permintaan dari rumah sakit. Bukan disebabkan karena banyaknya warga yang menjalani vaksinasi. Karena, setelah dua minggu menjalani vaksinasi bisa langsung melakukan donor darah.

“Namun, beda cerita jika mungkin masih merasakan gejala pasca vaksinasi. Atau justru menjalani isolasi mandiri karena masih terpapar Covid-19,” katanya.

Keresahan UDD PMI Magetan tak berlangsung lama karena bakal ada donor darah yang digelar di Ponpes Al Fatah Temboro pada Sabtu (26/2/2022). Menurutnya, akan terkumpul sekitar 150 kantong darah yang diharapkan bisa menstabilkan stok di UDD. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar