Pendidikan & Kesehatan

Stok Cukup 3 Pekan, RSD dr Soebandi Jember Bikin APD Mandiri

Jember (beritajatim.com) – RS Daerah dr. Soebandi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, masih memiliki persediaan alat pelindung diri (APD) untuk tiga pekan. Namun manajemen rumah sakit kesulitan mencarinya lagi di pasaran.

“Kami sedang berupaya secara mandiri membuat APD dan antiseptik mandiri, karena setiap pasien yang datang akan kami beri masker dan cuci tangan,” kata Direktur RSD dr. Soebandi Hendro Soelistijono, Senin (6/4/2020).

Awalnya, APD diperuntukkan untuk 70 orang petugas di RSD dr. Soebandi. “Namun berdasarkan perkembangan yang terbaru, diharapkan semuanya menggunakan alat pelindung diri. Total kami memiliki hampir seribu pegawai. Dokter kurang lebih 150 orang, perawat 500 orang, belum pegawai penunjang,” kata Hendro. Sementara untuk dokter spesialis, ada dua orang spesialis paru, enam anestesi, dan enam spesialis penyakit dalam.

Semua APD hanya sekali pakai. Setelah tak lagi digunakan, APD tersebut akan dibakar dengan insinerator. Hendro berharap wabah Covid-19 segera berakhir. “Sekarang kunjungan pasien rawat jalan dan inap juga sudah turun sekali. Okupasinya di bawah 40 persen,” katanya.

Dalam menangani Covid-19, RSD dr, Soebandi benar-benar memperhatikan riwayat perjalanan pasien dengan penyelidikan epidemologi. “Yang harus dipahami dalam kriteria Covid-19, orang itu harus terpapar dulu. Ada riwayat terpapar dengan orang yang terkonfirmasi positif. Baru kalau mengalami gejala batuk, pilek, demam 38 derajat celcius, sakit tenggorokan, baru kami screening menggunakan rapid test dulu. Kemudian dicari jejaknya secara history. Lalu 7-8 hari kemudian kami ulang tes secara swap,” kata Hendro. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar