Pendidikan & Kesehatan

Student and Lecturer Exchange Program

STIE Perbanas Kirimkan 13 Mahasiswa dan 4 Dosen ke Filipina

Surabaya (beritajatim.com) – Demi mewujudkan visi kampus berwawasan global, STIE Perbanas Surabaya terus meningkatkan program kerja sama internasional. Berbagai kegiatan sudah dilakukan tahun sebelumnya, seperti Summer School Program di Utrecht University The Netherlands.

Tahun 2019 ini, kampus bisnis dan perbankan terbaik di Indonesia melalui International Office menyelenggarakan Student and Lecturer Exchange Program.

Terdapat 13 mahasiswa dan 4 dosen yang dikirim ke Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippines. Adapun mahasiswa yang didelegasikan, yakni Tutut Rohmatul Ummah, Anisa Kurnia Aprilia, Sarah Lutfiyah Nugraha, Novian Navas Mahardhika, Abi Darin Widodo, serta Putri Permatasari Akhwan.

Kemudian Inggarr Wilujeng, Shania Ayanda Nur, Ponta Dewa Saktiawan, Cornelia Oribel, Ranti Widiastuti, Wicaksono Bagus, dan Bayu Hartarto Syafii. Sementara, keempat dosen yang akan diberangkatkan, yaitu Dr. Djuwari, M.Hum, Dr. Luciana Spica Almilia, S.E., M.Si., Dr. Muazaroh, S.E., M.T., dan Dr. Rovila El Maghviroh, M.Si., Ak.

Mereka dijadwalkan berangkat Rabu (3/4/2019) dan selama satu minggu berada di Filipina. Nantinya, mereka bertukar informasi di bidang pendidikan, pengajaran, kebudayaan, penelitian, hingga bisnis yang dikembangkan oleh kampus maupun negara tujuan tersebut. Begitu pula perwakilan dari Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippines akan dijadwalkan datang di bulan Juli 2019.

Head of International Office STIE Perbanas Surabaya, Dr. Rovila El Maghviroh, M.Si., Ak., menjelaskan, tahun ini kampusnya telah bekerjasama dengan Mountain Province State Polytecnic College (MPSPC) Philippines dan Utrecht University The Netherlands.

Selain dua kampus tersebut, dirinya bersama dengan tim juga telah menjajaki kerja sama dengan Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand. Hal tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diwakili oleh Head of International Affairs Rajamangala University of Technology Krungthep’s Thailand, Nico Irawan pada Senin (1/4/2019).

Lebih lanjut, Dr. Rovila El Maghviroh, M.Si., Ak., menceritakan semua mahasiswa yang didelegasikan ini sudah melewati seleksi untuk mendapatkan Scholarship, mulai dari motivation letter, focus group discussion, hingga interview. “Semua tahapan seleksi menggunakan Bahasa inggris,” ceritanya.

Bertempat di Auditorium Kampus 1 STIE Perbanas Surabaya, semua mahasiswa dan dosen yang didelegasikan tersebut mengikuti seremonial pelepasan. Acara pelepasan ini pun ditandai dengan dipakainya jaket dan foto bersama pimpinan STIE Perbanas Surabaya.

Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pihak kampus dalam membekali mahasiswa agar berwawasan global. Sesuai visi kampus, mahasiswa sebelum lulus setidaknya memiliki pengalaman internasional, salah satunya dengan exchange program tersebut.

“Ini adalah rangkaian program visi perbanas tentang wawasan global. Indikator riilnya, mereka (mahasiswa) bisa ke luar negeri untuk mengikuti kegiatan akademik maupun non-akademik,” paparnya usai melepas delegasi, Selasa (2/4/2019).

Sementara itu, salah satu mahasiswi delegasi, Cornelia Oribel mengatakan, dirinya telah mempersiapkan hasil penelitian tentang system perpajakan yang disusun olehnya bersama tim mahasiswa lainnya. Mahasiswi jurusan Sarjana Akuntansi ini akan membadingkan sistem perpajakan yang ada di Indonesia dengan Filipina.

“Kami juga akan mengenalkan budaya batik. Dimana batik tidak sekadar untuk dipakai, namun juga batik bisa fashionable. Selain itu, kami menampilkan tari yang menjadi khas dari Indonesia,” terang Oribel. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar