Pendidikan & Kesehatan

Update Sebaran Covid-19 Jatim

Status OTG di Pamekasan Relatif Tinggi di Jatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Status Orang Tanpa Gejala (OTG) di Pamekasan, cenderung jauh lebih tinggi dibandingkan status lainnya dalam kasus penyebaran wabah virus corona alias Covid-19. Khususnya hingga Kamis (9/7/2020) kemarin.

Hal tersebut berdasar sumber data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, yang disampaikan Ketua Rampun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jatim, dr Kohar Hari Santoso di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Jum’at (10/7/2020).

“Terhitung sejak Maret hingga 8 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai angka sebanyak 14.491 kasus. Puncak peningkatan jumlah kasus positif dimulai pada akhir April hingga Mei 2020 lalu, saat ini terus naik,” kata dr Kohar Hari Santoso.

Dari angka tersebut, status OTG jauh lebih dominan dibandingkan status lainnya. Bahkan total warga yang tercatat dengan status tersebut terdata sebanyak 218.004 orang di Jatim. “Tidak terkecuali di kabupaten Pamekasan, di mana status OTG juga mencapai angka sebanyak 846 orang,” ungkapnya.

Update perkembangan Covid-19 Pamekasan, Rabu (8/7/2020).

“Namun yang juga perlu dijdikan sebagai catatan, prosentase pasien sembuh di Pamekasan relatif tinggi dibandingkan kabupaten lain khususnya di Madura. Di mana saat ini angka pasien sembuh mencapai prosentase 28,57 persen dari total 154 kasus, sedangkan angka kematian akibat Covid-19 di angka 15,58 persen,” imbuhnya.

Sementara untuk jumlah kasus Covid-19 di Madura, Kabupaten Bangkalan berada di urutan teratas dengan  total angka mencapai 474 kasus, disusul Pamekasan dengan total 154 kasus, Sampang 140 kasus serta Sumenep sebanyak 115 kasus.

Berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 160 orang. Meliputi sebanyak 89 orang dalam perawatan, 24 orang meninggal dunia, serta 47 orang sembuh.

Sedangkan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdata sebanyak 118 orang, meliputi sebanyak 47 orang dalam pengawasan, 32 orang meninggal dunia, serta sebanyak 39 orang dinyatakan selesai alias negatif Covid-19. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar