Pendidikan & Kesehatan

Staf Dinkes Meninggal, 25 ASN Gresik Terpapar Positif Covid-19

Bambang Sugiantoro Staf Dinkes Gresik semasa hidup

Gresik (beritajatim.com) – Kasus penyebaran Covid-19 di Gresik terus bertambah. Kali ini, staf Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, Bambang Sugiantoro (41) meninggal dunia akibat terkena virus Covid-19. Sebelum meninggal, almarhum Bambang sempat menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Selain Bambang, ada beberapa aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik yang terpapar positif Covid-19. Total ada 25 orang, dari jumlah itu 17 orang merupakan tenaga kesehatan dan sisanya terdiri dokter serta dokter spesialis.

“Yang terkonfirmasi positif itu baru gambaran kasar. Sebab, ada rekan-rekan di organisasi perangkat daerah (OPD) lain belum dihitung,” ujar Wabup Gresik, M.Qosim usai Sosialisasi Penanggulangan Pandemi Covid-19 dan Serah Terima Bantuan Alat Rapid Test dan APD di Puskesmas Ujungpangkah, Gresik, Kamis (25/06/2020).

Mengenai adanya staf Dinkes Gresik yang meninggal akibat Covid-19, M.Qosim menganjurkan agar OPD melakukan work from home (WFH), atau bekerja di rumah dulu. Selain itu, melakukan tracing di Dinkes Gresik.

“Tracing dilakukan siapa-siapa saja yang pernah berkomunikasi dengan almarhum Bambang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, orang yang pernah kontak dengan almarhum harus menjalani rapid test serta swab.

“Kita instruksikan swab meski rapid testnya non reaktif,” imbuhnya.

Imbas adanya staf Dinkes Gresik meninggal dunia akibat Covid-19 menyebabkan kantor tersebut di-lock down hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kantor yang berada di belakang RSUD Ibnu Sina itu kini sepi tak ada lalu-lalang pegawai. Hanya ada beberapa mobil terparkir di halaman depan. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar