Pendidikan & Kesehatan

Staf dan Tahanan Positif Covid-19, BNNK Mojokerto Lakukan Uji Swab

Staf BNNK Mojokerto menjalani uji swab di Kantor BNNK Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 25 staf Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto menjalani uji swab, Senin (21/9/2020). Uji swab dilakukan kepada seluruh staf lantaran diketahui adanya satu orang staf dan satu orang tahanan dalam proses pemberkasan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto terpapar Covid-19.

Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi mengatakan, uji swab dilakukan untuk mengantisipasi adanya sebaran virus Covid-19 terhadap staf BNNK Mojokerto. “Ada satu tahanan kasus narkoba dan juga salah satu staf administrasi pemberantasan yang kontak langsung dengan tersangka terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Tahanan tersebut merupakan tersangka dalam proses pemberkasan tahap II Kejari Kota Mojokerto. Tersangka dilakukan pembantaran dan dikarantina mandiri di lingkungan BNNK Mojokerto. Sedangkan satu staf BNNK terkonfirmasi positif setelah memiliki riwayat perjalanan ke wilayah Sidoarjo.

“Kita akan memindahkan tersangka ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Karena di Kota Mojokerto belum ada perawatan yang safety untuk tahanan maka akan kita pindah. Sedangkan untuk staf administrasi yang terkonfirmasi sudah dilakukan karantina di Rusunawa Cinde, Lingkungan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto,” katanya.

Untuk sementara, lanjut Kepala BNNK, pelayanan terhadap masyarakat terpaksa dilaksanakan di luar ruangan Kantor BNNK Mojokerto. Pelayanan di luar ruangan Kantor BNNK Mojokerto dilakukan selama 10 hari ke depan. Sehingga masyarakat yang hendak mengurus Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SHKPN), masih dilayani.

“Gedung sementara kita kosongkan, untuk pelayanan kami tetap buka. Staf akan bekerja di luar ruangan untuk melayani masyarakat karena saat ini banyak masyarakat yang akan mengurusi SHKPN sebagai persyaratan menikah dan kuliah,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar