Pendidikan & Kesehatan

Stadion Gejos Belum Siap Jadi Tempat Rehabilitasi Pasien Covid-19

Gresik (beritajatim.com) – Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik belum siap sebagai tempat untuk merehabilitasi pasien Covid-19. Padahal, kebutuhan rehabilitasi sangat mendesak mengingat saat ini 15 rumah sakit yang menangani pasien yang terpapar sudah overload.

Saat disidak (inspeksi mendadak) oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, hanya ruang bersekat yang telah dipersiapkan yang diberi tanda zona hijau, kuning dan merah. Sementara, tempat tidur atau bed pasien baru datang dikirim dari beberapa Puskesmas. Itupun, ada beberapa bed yang harus diperbaiki serta dicat ulang karena sudah rusak dan berkarat.

Menanggapi hal ini, Bupati Sambari Halim Radianto menuturkan, kebutuhan Stadion Gejos sangat mendesak. Pasalnya, 15 rumah sakit yang beroperasi hampir overload.

“Sebelum ada penolakan di rumah sakit maka kesiapan Stadion Gejos untuk rehabilitasi pasien Covid-19 harus dipercepat,” tuturnya, Selasa (7/07/2020).

Sambari menambahkan, nantinya ada 140 bed yang dipersiapkan merawat pasien Covid-19. Tambahan tersebut bisa dinaikkan dua kali lipat namun semua itu tergantung dari anggaran yang dipersiapkan.

“Terkait fasilitas alat kesehatan di Stadion Gejos. Kami juga mengundang rekan-rekan dari IDI serta persatuan perawat nasional Indonesia atau PPNI untuk memberikan masukan serta kekurangannya,” imbuhnya.

Saat ditanya kapan Stadion Gejos mulai beroperasi dan bentuk pengamannya bagaimana. Dijelaskan Sambari, untuk pengoperasiannya dalam minggu ini. Sementara untuk pengamanannya pihaknya melibatkan jajaran TNI dan Polri. Sedangkan di dalam stadion juga dipersiapkan 16 perawat dan 6 dokter.

“Perbaikan fasilitas di Stadion Gejos tidak butuh waktu lama. Intinya semua sudah siap tinggal memasukan alkes dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifuddin Ghozali yang juga hadir saat sidak menyatakan, sebelum dipakai sebagai tempat rehabilitasi. Sejumlah ruangan pasien dan bed disemprot disinfektan terlebih dahulu.

“Kami semprot disinfektan dulu supaya steril dari virus maupun bakteri,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar