Pendidikan & Kesehatan

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Dinkes Malang Tunggu Data Perusahaan

Malang (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menunggu data perusahaan yang bakal bergabung dalam program vaksinasi gotong royong. Sejauh ini, Dinkes masih menunggu data usulan dari Kamar Dagang Indonesia atau Kadin Kabupaten Malang.

“Vaksin gotong royong ini nanti melalui faskes yang sudah diverifikasi Dinkes, melalui usulan Kadin,” beber Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, Senin (24/5/2021).

Mantan Direktur RSUD Lawang ini menjelaskan, vaksinasi gotong royong ini sesuai Peraturan Menteri Kesehatan nomor 10 tahun 2021. Vaksinasi gotong royong merupakan pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan, keluarga, dan individu lain dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.

“Nanti ada beberapa perusahaan yang mengusulkan ke Kadin, siapa yang mau membiayai untuk vaksinasi,” tegas Arbani.

Arbani menjelaskan, terpilihnya Kadin untuk mengakomodir perusahaan yang ingin terlibat pada program vaksinasi gotong royong, karena selama ini rata-rata perusahaan tergabung pada organisasi tersebut.

Pada program ini, biaya vaksinasi dibebankan sepenuhnya kepada perusahaan.

“Karena perusahaan-perusahaan itu kan rata-rata ada dibawah Kadin,” Arbani mengakhiri. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar