Pendidikan & Kesehatan

Soal Ujian Bocor, Dispendik Jember Peringatkan SMP Negeri 2

Bambang Hariono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur

Jember (beritajatim.com) – Bambang Hariono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur, memberi SMP Negeri 2 peringatan, terkait bocornya soal ujian akhir sekolah yang menyebabkan 48 siswa terpaksa mengulang ujian mata pelajaran matematika dan IPA.

“Sementara kami peringatkan mereka. Kami telusuri kok sampai seperti itu. Ini sebuah pengalaman terbaik bagi kita sampai terjadi seperti itu,” kata Bambang, Sabtu (8/5/2021).

Bambang mengapresiasi ujian ulang yang dilaksanakan SMP Negeri 2. “Kalau tidak ada ujian (ulang), tidak ada rasa tanggung jawab pada mereka, khususnya 48 siswa itu,” katanya.

Bagaimana dengan proses investigasi persoalan ini? “Ya nantilah bersama-sama Dispendik,” kata Bambang.

Bambang menyatakan belum tahu siapa dan bagaimana soal ujian itu bisa bocor ke siswa. “Yang terselesaikan ujian ulang lagi. Baru tahapan berikutnya,” katanya.

“Persoalan itu sengaja atau tidak (dibocorkan) kan masih proses. Tidak bisa kota menjustifikasi bahwa itu sengaja,” kata Bambang.

Ketua Komisi D DPRD Jember Hafidi Cholish mendesak Dispendik mengusut tuntas persoalan ini agar tidak menjadi contoh buruk bagi sekolah lain dalam dunia pendidikan. “Kalau tidak, Komisi D akan turun. Tidak bisa menyalahkan anak,” katanya.

Komisi D tidak akan terburu-buru memanggil semua pihak terkait. “Kami serahkan ke Dinas Pendidikan dulu, sejauh mana Dinas Pendidikan mengambil langkah. Ketika langkah itu kurang pas, ya kami akan lakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat),” kata Hafidi. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar