Pendidikan & Kesehatan

Soal Covid-19, Disdik Pamekasan Ikuti Edaran Mendikbud 3/2020

Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan sementara belum mengeluarkan surat edaran dan tetap mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, soal pencegahan virus corona alias Covid 19.

Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) yang ditujukan kepada para kepala dinas pendidikan, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, pimpinan perguruan tinggi hingga kepada sekolah di seluruh Indonesia.

“Soal edaran kami tetap mengacu pada edaran Mendikbud RI Nomor 3/2020 tentang pencegahan Covid-19, salah satu poinnya mengoptimalkan peran UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) atau Unit Layanan Kesehatan Perguruan Tinggi dengan cara menjalin koordinasi intens bersama Dinas Kesehatan,” kata Plt Kepala Disdik Pamekasan, Prama Jaya, Minggu (15/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga diminta untuk menjalin komunikasi intens bersama instansi terkait khususnya Dinkes setempat, guna memastikan status atau indikasi penyebaran Covid-19. “Dalam edaran itu, kami juga diminta untuk koordinasi bersama Dinkes, apakah sudah ada semacam rencana atau langkah khusus menghadapi persoalan ini,” ungkapnya.

“Namun yang pasti beberapa hari sebelumnya, Dinkes Pamekasan juga memastikan jika informasi seputar corona di Pamekasan hoax. Hal itu disampaikan menyusul adanya informasi bahwa satu warga Pamekasan diduga terdampak, dan kita terus akan melakukan koordinasi intens bersama instansi terkait,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berharap agar seluruh masyatakat khususnya di lingkungan instansi yang dipimpinnya, agar selalu meniningkatkan kewaspadaan atas persoalan tersebut. Salah satunya dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Jadi dalam surat edaran menteri sudah jelas dan sudah kami sampaikan ke sejumlah instansi terkait,” pungkasnya.

Sebelumnya Polres Pamekasan bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait, melakukan sterilisasi di beberapa pusat keramaian di wilayah perkotaan, guna menekan penyebaran virus corona yang meresahkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Giat sterilasi tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, semisal TNI dari unsur anggota Kodim 0826 Pamekasan, Dinas Perhubungan (Dishub) serta unsur Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Seperti yang mereka lakukan di area Terminal Ronggosukowati, Ceguk, Tlanakan, Sabtu (14/3/2020) kemarin.

Selain itu, Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari juga mengimbau masyatakat agar tidak panik. Sekaligus memastikan kekosongan masker di sejumlah apotek di Pamekasan, karena kekosongan stok dan bukan karena alasan lainnya, semisal penimbunan dan lainnya, seperti yang terjadi di daerah lain di Indonesia.

“Selain itu kami juga ingin menyampaikan informasi bahwa tidak adanya stok masker di Apotek bukan karena terjadi penimbunan ataupun pembelian besar-besaran oleh masyarakat. Tetapi Apotek di Pamekasan tidak mendapatkan distribusi masker dari perusahaan di Surabaya maupun Jakarta,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar