Pendidikan & Kesehatan

SMP Negeri 3 dan 4 Jadi Percontohan Program Kantin Kejujuran di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua lembaga pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, yakni SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4 Pamekasan, dijadikan sebagai percontohan program Pendidikan Anti Korupsi melalui program Kantin Kejujuran.

Gagasan program yang berorientasi pada peringkatan pembinaan karakter, dilakukan sebagai upaya menamkan karakter kejujuran bagi peserta didik dengan penuh tanggung jawab melalui gagasan program yang sempat dilakukan beberapa tahun sebelumnya.

“Tujuan dari program ini sebagai upaya menanamkan karakter siswa melalui kantin kejujuran, di mana nantinya keberadaan kantin tidak dijaga petugas dan hanya diletakkan daftar menu berikut daftar harga di lokasi kantin sekolah,” kata Kabid SMP Disdik Pamekasan, Ahmad Rifa’i melalui Kasi Pembelajaran, Mat Bahri, Jum’at (11/12/2020).

Dari itu pihaknya berharap program tersebut dapat menanamkan karakter bagi siswa untuk selalu bersikap jujur sejak usia dini. “Tujuannya untuk membentuk karakter peserta didik dengan mengimplementasikan pendidikan anti korupsi,” harapnya.

Kasi Pembelajaran SMP Disdik Pamekasan, Mat Bahri menyerahkan MoU kepada Kepala SMP Negeri 3 Pamekasan, Dr Hada’ei Efendy.

Sementara Kepala SMP Negeri 4 Pamekasan, Syaiful Anwar mengpresiasi program yang digagas Disdik Pamekasan demi mewujudkan karakter positif peserta didik. “Tentunya program ini sangat inspiratif, serta dapat mencetak siswa dengan karakter jujur dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Bahkan ia menilai program tersebut juga dapat menjadi motivasi bagi peserta didik agar lebih memahami esensi positif dari pendidikan karakter. “Prinsipnya gagasan kantin kejujuran ini cukup sederhana, tetapi dampaknya cukup besar bagi karakter peserta didik, khususnya di masa yang akan datang,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala SMP Negeri 3 Pamekasan, Dr Hada’ei Efendy juga menyampaikam hal serupa sekaligus menilai program program tersebut sebagai iktikad positif untuk membina karakter peserta didik. Khususnya dalam pada aspek kejujuran dengan penuh tanggung jawab.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi gagasan dan program Kantin Kejujuran ini, hal ini dapat mencetak generasi jujur dan bertanggung jawab melalui pendidikan karakter. Khususnya bagi para siswa yang semestinya harus memahami arti anti korupsi sejak masa awal pendidikan,” kata Dr Hada’.

Dari itu pihaknya berharap program tersebut berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan lain untuk menerapkan program serupa. “Semoga kedepan gagasan ini juga dilakukan oleh lembaga pendidikan lain di Pamekasan, khususnya di lingkungan Disdik Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar