Pendidikan & Kesehatan

Peringatan Hari Gizi Nasional

SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo Kampanyekan Bekal Makanan Sehat dan Bergizi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Menerapkan pola makan sehat berdampak positif pada kesehatan tubuh. Termasuk memenuhi gizi seimbang dalam menu makanan dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Pola makan sehat tidak harus mahal dan mewah. Inti dari pola makan sehat dan gizi seimbang adalah keseimbangan antara jumlah gizi yang dikonsumsi dalam satu porsi. Sehingga tumbuh kembang anak tidak terganggu oleh karena mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan bergizi.

Orang tua harus paham keseimbangan dalam kandungan makanan yang disiapkan untuk konsumsi putra-putrinya. Variasi makanan yang disiapkan untuk makan di rumah maupun untuk bekal sekolah paling tidak harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Karena itu, SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo mengadakan lomba Bekal Makanan Sehat dan Bergizi pada Rabu (25/1/2023). Lomba itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional.

Waka Kesiswaan SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo, Defi Ariyani Ega mengatakan, lomba bekal makanan sehat dan bergizi merupakan upaya sekolah untuk ikut mengampanyekan hari gizi nasional. Lomba ini mengambil tema Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas.

“Kegiatan ini merupakan program OSIS yang ditangani oleh seksi bidang Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi. Sebelumnya kami telah berkirim surat kepada wali murid untuk menyiapkan bekal sekolah yang sehat dan bergizi saat lomba. Kami telah tentukan kriteria dan penilaian untuk jenis-jenis menu bekal yang sehat dan bergizi,” kata Defi.

Sementara itu, pembina OSIS SMP Al Falah Deltasari Annura Wulan Darini mengatakan, lomba bekal makanan sehat dan bergizi diikuti seluruh siswa secara individual. Makanan tidak diperkenankan beli jadi dan harus hasil masakan sendiri.

“Anak-anak dari panitia OSIS sudah membuat kriteria menu bekal sehat dan bergizi. Sehingga orang tua bisa menyiapkan bekal sesuai dengan kriteria itu,” kata Annura.

Dalam lampiran peraturan lomba disebutkan, makanan tidak menggunakan MSG, pewarna sintetis, dan tidak berpengawet. Menu bekal makan juga tidak berasal dari makanan instan.

Selanjutnya, dalam penilaian dilihat dari kandungan gizi, kelengkapan menu makanan termasuk 4 sehat 5 sempurna serta kreativitas penyajian. Penilaian dilaksanakan di kelas masing-masing jenjang saat istirahat pertama pukul 09.30 WIB.

Andrias Dicta Nayaka dari kelas 8.3 membawa bekal dalam wadah yang berisi masakan. Masakan bekal itu diolah dari ikan salmon, kimbab, dan egg roll. Buah yang dibawa berupa apel, anggur, pisang, kiwi, dan strawberry. Sementara untuk minuman berupa infuse water dari lemon, daun mint, dan strawberry.

“Mama menyiapkan bekal itu sejak subuh. Alhamdulillah, menu bekal saya dapat juara satu,” kata Nayaka.

Sementara itu, Sri Lestari Ibunda dari Nayaka mengatakan kegembiraannya atas diadakannya lomba menu makanan sehat bergizi.

“Hari ini hari istimewa bagi kami orang tua juga anak-anak. Hikmah dari lomba ini adalah jika ada anak-anak yang tidak suka makan sayur dan buah terpaksa mereka harus makan,” kata Sri Lestari. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar