Pendidikan & Kesehatan

SMK Jurusan Kriya Batik dan Tekstil Diminati Siswa Luar Surabaya

Kepala Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP)  Dindik Jatim, Alfian Majdi

Surabaya (beritajatim.com)– Pertama kali dilaksakan pada PPDB 2021, Zonasi jenjang SMK mendapat animo yang tinggi. Terbukti, hingga Senin (24/5) pukul 15.00 WIB jumlah pendaftar mencapai 53.629. Sedangkan total kursi yang tersedia hanya 24.306, atau 10 persen dari PPDB Jatim.

“Pendaftaran hingga hari ini. Kemungkinan jumlah pendaftar juga akan semakin tinggi.  Peminat masyarakat cukup besar untuk jalur ini. Karena baru pertama kalinya,” ungkap Kepala Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP)  Dindik Jatim, Alfian Majdi, Senin (24/5).

Ditambahkan Alfian,  pada jalur Zonasi SMK berbeda dengan jalur zonasi SMA yang berbasis pada kabupaten/kota. Sementara jalur zonasi SMK di siswa yang berada di Jawa Timur mempunyai peluang yang sama.

“Kalau (zonasi) SMK ini,  siswa yang diluar Surabaya entah Banyuwangi, Ngawi atau daerah manapun bisa daftar di Surabaya. Asalkan peminatnya tidak cukup tinggi,” kata dia.

Ia menyebut seperti yang terjadi pada PPDB SMKN 12 Surabaya, dengan jarak terjauh 97.727 pendaftaran jurusan Kriya Batik dan Tekstil. Masih di sekolah yang sama,  jurusan Kriya Kulit dan Imitasi juga mendapatkan pendaftar dengan jarak terjauh 11 ribu meter lebih.

“Bisa saja siswa dengan jarak terjauh ini diterima di SMKN 12 Surabaya jika terakomodir di 10 persen dan jumlah peminat yang tidak begitu besar.  Karen jurusan-jurusan ini,  tidak banyak dan tidak semua SMK di Jatim punya. Bisa jadi juga peminat disekitar sekolah kurang. Tapi kita lihat di Pamekasan penghasil batik.   Selama pendaftar tidak banyak dan jaraknya masuk dalam kuota bisa diterima,” jelasnya.

Sementara untuk jarak terdekat,  tercatat pendaftar di SMKN 1 Surabaya jurusan Multimedia dengan jarak terdekat 32 meter.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala SMKN 12 Surabaya, Biwara Sakti Pracihara menuturkan sebagai sekolah dengan kekhususan dibidang kesenian, banyak siswa yang berasal dari luar Jawa Timur.  Tahun lalu,  misalnya untuk jalur nilai Akademik pihaknya bahkan menerima siswa yang berasal dari Probolinggo, Lumajang Tulungagung, Trenggalek,  dan Banyuwangi. Mereka yang domisilinya berada luar Surabaya ini,  paling banyak di jurusan karawitan, seni tari dan pedalangan.

“Kalau untuk jurusan tekstil lumayan bagus peminatnya. Tapi biasanya memang belum memnuhi kuota. Tiap tahun kadang ada 4 kursi yang kosong.  Sam juga dengan kriya kulit ini oeminatnya juga bagus.  Hanya saja untuk jurusan kriya kayu memang sedikit peminatnya tiap tahun,” jabarnya.

Sementara untuk jurusan kriya logam,  diakui Praci tiap tahunnya memiliki persaingan ketat dalam PPDB.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  2021 Jatim tahap dua dengan prestasi nilai akademik jenjang SMA telah diumumkan 23 Mei lalu secara online.  Dari 69.173 pendaftar, tercatat sebanyak 27.440 peserta didik baru dinyatakan diterima pada jalur ini. Namun, jumlah tersebut masih belum memenuhi kuota 25 persen  atau sekitar 29.804 kursi dari PPDB Jatim. Sehingga sebanyak 2.360 kursi akan dialihkan pada PPDB jalur zonasi SMA yang akan dimulai pada 27 Mei mendatang.

“Adanya selisih ini karena terdapat sekolah-sekolah yang menjadi jujukan calon peserta didik dan sekolah-sekolah yang kurang peminat mendaftar.  Ini yang menjadi selisih.  Nah sekolah yang kekurangan minat pendaftar ini yang akan kita alihkan ke zonasi SMA,” jelas Kepala TIKP Dindik Jatim, Alfian Majdi.

Sedangkan bagi peserta didik yang diterima,  mereka cukup mengunduh bukti oenerimaan yang ada di portal ppdbjatim.net. Dalam keterangannya di website PPDB tersebut,  siswa yang dinyatakan diterima dapat mengunduh Surat Keterangan Lulus (SKL) atau ijazah mulai tabggal 14 Mei hingga 19 Juni 2021.

Sementara untuk tanggal 21 sampai 30 Juni siswa yang dinyatakan diterima bisa datang kesekolah dengan membawa bukti pendaftaran atau penerimaan,  SKL,  KK dan dokumen penunjang lainnya.

“Jadi banyak siswa yang belum faham soal konfirmasi penerimaan ini.  Padahal mereka cukup unduh bukti penerimaan. Yang mana bukti itu akan dilampirkan pada waktu daftar ulang kesekolah tujuan,” pungkasnya. (adg/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar