Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

SMA Islam Sidoarjo Bentuk 30 Agen Perubahan

Sidoarjo (beritajatim.com) – SMA Islam Sidoarjo Jalan Pahlawan Sidoarjo melakukan sosialisasi dan pendampingan Program Roots Indonesia dalam pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah Kamis (14/10/2021).

Kepala Ssekolah SMA Islam Sidoarjo Iva Yuliana menjelaskan, program ini merupakan program global pencegahan kekerasan di kalangan teman sebaya, yang berfokus pada upaya membangun iklim yang aman di sekolah.

Program ini dijalankan dengan mengaktivasi peran siswa sebagai agen berpengaruh atau agen perubahan.

“Tujuannya program roots ini untuk menciptakan agen perubahan. Dimana agen perubahan itu merupakan siswa-siswi yang memiliki pengaruh bagi teman sebaya untuk memberikan contoh agar berperilaku baik, dan menebarkan kebaikan,” katanya.

Iva menambahkan, ada 30 siswa siswi yang terpilih sebagai agen perubahan. Nantinya, para agen perubahan ini akan diberikan materi terkait pencegahan perundungan, kekerasan di sekolah dalam beberapa pertemuan di luar jam belajar hingga akhir Desember 2021 mendatang.

Kepsek SMA Islam Sidoarjo memberikan penyematan terhadap peserta agen perubahan

Ia berkeinginan 30 siswa siswi ini bisa menyebarkan virus kebaikan dan manfaat kepada teman lainnya. Selain itu, sebagai salah satu kota yang mencanangkan sekolah ramah anak, salah satu indikatornya adalah sekolah harus aman, tidak ada kekerasan, diskriminasi, perundungan, dan kesalahan lainnya yang merugikan peserta didik.

“Program roots ini menjadi penting. Sebab, agen perubahan ini akan menjadi contoh dan role model bagi teman sebayanya. Program ini saya harapkan berkelanjutan sehingga sekolah betul-betul bisa mencegah adanya bullying di lingkungan sekolah,” imbuhnya.

Ervina Nazwa salah satu peserta agen perubahan mengaku sangat bersemangat dan akan mengajak teman sebayanya untuk menghindari dan tidak melakukan bullying.

“Saya akan mengajak teman-teman untuk tidak melakukan kekerasan terhadap siapapun, perundungan ke teman, dan sekolah ini bisa bersih dari perundungan, kekerasan dan lainnya agar terus menjadi sekolah yang terbaik,” aku siswi Kelas Xl IPA tersebut. (isa/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar