Pendidikan & Kesehatan

SMA dan SMK di Bangkalan Rencana Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid 19

Bangkalan (beritajatim.com) – Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di wilayah Kabupaten Bangkalan, merencanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 pada 21 September 2020 mendatang.

Padahal, tren penyebaran virus Corona belum menurun. Sehingga, menarik perhatian komisi E DPRD Jawa Timur, untuk mengkaji ulang rencana PTM tersebut.

Anggota komisi E DPRD Jatim, dapil Bangkalan, Mathur Husyairi mengatakan. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan Dinas Pendidikan Jawa Timur tentang rencana PTM di Bangkalan. “Tentu masih tingginya kasus ini harus menjadi bahan pertimbangan untuk pelaksanaan PTM,” jelasnya, Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, pengkajian ini perlu dilakukan agar tidak ada klaster baru dari dunia pendidikan. Sebab, ngka positif Covid-19 di Bangkalan saat ini telah mencapai 486 orang dengan angka kesembuhan 337 orang. “Jangan sampai keburu melaksanakan PTM namun berdampak pada timbulnya klaster baru, itu harus dikaji secara matang,” tambahnya.

Sementara itu, Moh Fauzi Kasi SMA dan Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Disdik Jawa Timur cabang Bangkalan, menyampaikan hingga kini pihaknya menunggu adanya surat resmi dari Gubernur Jatim. “Kita masih nunggu SE nya. Kalau belum ada SE kita juga gak berani melaksanakan PTM. Kita juga harus memastikan agar tiap sekolah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” pungkasnya.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar