Pendidikan & Kesehatan

Skema PPDB Jalur Mitra Warga Berubah, Orang Tua Kebingungan

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang tua pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merasa kebingungan. Pasalnya tahun ini skema jalur mitra warga atau afirmasi PPDB jenjang SMP negeri di Kota Surabaya berbeda dengan tahun lalu.

Orang tua pendaftar pun mengaku bingung karena mulai hari ini PPDB dibuka untuk pemilihan jalur masuk, tetapi jalur masuk mitra warga atau afirmasi di laman PPDB tidak bisa diakses. Dan yang paling membingungkan adalah sudah ada pengumuman penerima PPDB jalur mitra warga

Akibatnya, sejumlah orang tua yang tidak mengetahui perubahan skema tersebut kebingungan dengn mendatangi SMP yang ingin didaftar. Skema Baru tersebut yakni khusus jalur mitra warga atau afirmasi disaring tanpa pendaftaran, melainkan memakai data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang terdata di Dinas Sosial Kota Surabaya.

Sehingga, calon peserta didik tidak perlu mendaftar. Hanya perlu memantau pengumuman yang dijadwalkan pada Senin (15/6/2020), dan daftar ulang pada Selasa (16/6/2020).

Tak hanya masalah pendaftaran, orang tua yang sudah mengetahui skema ini juga kebingungan melihat pengumuman.

Seperti Muhmmad Ali, orang tua alumnus SDN Panjangjiwo yang sudah mengecek website PPDB sejak dini hari untuk melihat pengumuman. Sayangnya tidak ada instruksi pengumuman PPDB jalur Afirmasi.

Bahkan sekolah asal maupun sekolah tujuan juga tidak mengetahui informasi pengumuman jalur mitra warga.

“Saya hubungi nomor whatsapp untuk informasi katanya disuruh cek berkala. Karena rumah saya dekat ya saya datang ke kantor Dindik,” ujarnya ditemui di pelayanan satu pintu Dindik Kota Surabaya.

Ali yang datang pada pukul 07.30 pun harus balik kucing, pasalnya pihak Dindik mengungkapkan masih proses pembaruan data sehingga meminta Ali kembali lagi pukul 14.00.

“Sekarang katanya belum pengumuman juga, disurih mantau sampai malam nanti. Besok kan sudah daftar ulang,”ujarnya.

Ali mengaku mengetahui dirinya terdaftar dibjalur Afirmasi karena melihat statua pemutakhiran data penduduk berstatus MBR. Sehingga ia berharap anaknya bisa mendapat jatah mitra warga di SMP negeri yang satu zona dengan tempat tinggalnya.

“Maunya negeri, nggak tahu lagi kalau ditaruh swasta saya mending daftar zonsi saja. Ada beberapa sekolah di sekitar sempat tinggal saya,”tegasnya.

Sejumlah keluhan dari masyarakat juga sampai pada Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti.

Untuk itu Reni mendatangi kantor Dindik Kota Surabaya untuk mengkonfirmasi keluhan masyarakat. Ditemui Sekretaris Dindik Kota Surabaya, Reni mengungkapkan telah mendapat penjelasan mengenai detail pelaksanaan Jalur Afirmasi yang mungkin belum banyak dipahami masyarakat.

“Skemanya memang berbeda dengan tahun lalu, jadi tidak perlu mendaftar. Hanya perlu validasi data pendaftar, kalau data MBR sudah sinkron dengan dinsos,”tegas Reni.

Jika masuk ke MBR maka akan menjadi peserta jalur afirmasi secara otomatis. Dan akan dilakukan seleksi untuk menempatkan peserta dengan sekolah negeri terdekat dari rumahnya

“Ketika ada orang tua tidak setuju dengan pilihan oleh dinas termasuk jika ditempatkan di sekolah swasta, maka dibolehkan tidak melanjutkan atau tidak mengambil jalur afirmasi. Tapi mitra warga pendidikan tidak bisa digunakan lagi. Karena harus mengikuti jalur zonasi tetapi status MBR di dinsos tetap akan ada,” ujarnya.

Terkait pengumuman, Reni mendapat informasi baru akan diumumkan pada sore ini. Sehingga wajar jika masyarakat kebingungan sejak pagi karena tidak ada informasi kepastian pengumuman.

“Yang jelas infonya nanti diupayakan sore, pengumuman dilihat dengan memasukkan nomor NIK untuk pengumuman. Jadi hanya diketahui personal,”lanjutnya.

Untuk itu, Reni memdorong agar pengumuman PPDB harus terbuka. Misalny bisa dilakukn lewat SMP mengumumkan secara terbuka siswa yang diterima di sekolh masing-masing. Selain itu, dengn waktu daftar ulang yang singkat, Reni berharap ada upaya jemput bola para siswa.

“Takutnya mereka tidak tahu kalau terdaftar MBR,kemudian tidak daftar ulang akhirny kesempatannya hilang,” pungkasnya. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar