Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Lindungi Kawasan Pantai

Siswa Program Access dan SMCC Unesa Tanam Ratusan Bibit Mangrove

Surabaya (beritajatim.com) – Peserta program Access bekerjasama dengan Satuan Mitigasi Crisis Center (SMCC) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menanam ratusan bibit bakau di pesisir utara Pulau Jawa tepatnya di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Hal itu dilakukan sebagai upaya melindungi kawasan pantai. Kegiatan penanaman 300 bibit bakau ini sendiri dipandu langsung pengelola Pokdarwis BMC setempat. Penanaman diawali dengan briefing oleh relawan SMCC kepada para siswa program Access tentang pentingnya keberadaan hutan bakau bagi keselamatan biota dan kehidupan di daerah pesisir.

Selain itu, para siswa dibimbing tentang tata cara menanam bakau dengan benar agar dapat tumbuh hingga besar di tengah deburan ombak laut. Dan selama beraktivitas, siswa Access dibagi menjadi beberapa kelompok didampingi oleh relawan SMCC dan pengelola Pokdarwis BMCC untuk menanam ratusan bibit bakau. Kendati cuaca agak terik, para siswa tampak antusias terjun ke lumpur untuk menanam pohon pelindung pantai tersebut.

Jam’ul Fawaid, salah satu pengelola Pokdarwis BMC mengatakan bahwa setiap yang ditanam saat ini bermanfaat untuk kualitas lingkungan hidup manusia sekarang dan akan datang. “Kami percaya setiap bibit yang kami tanam akan memberikan oksigen dan melindungi wilayah dari abrasi ombak,” ujarnya.

Sementara itu, Axel salah satu siswa Access menuturkan bahwa menanam bakau sangat menyenangkan. Karena itu dia ingin mengajak teman-temannya yang lain untuk turut berpartisipasi menanam bakau atau menanam tumbuhan serta merawat lingkungan untuk menyelamatkan planet.

Penanaman bakau ini termasuk pengabdian masyarakat dan merupakan bagian dari enhancement activities program Access untuk mengenalkan para siswa tentang isu-isu sosial dan lingkungan.

Sebelumnya, para siswa Access mengikuti English Camp di Unesa Student Center yang salah satu materinya tentang advokasi isu lingkungan oleh Earth Optimism Association. Melalui kegiatan ini, siswa Access diharapkan tidak hanya belajar bahasa Inggris dan budaya melainkan belajar tentang advokasi isu dan lingkungan sosial untuk mengembangkan karakter dan jiwa kepemimpinan.

Reza Dwi Ramadhan, mahasiswa UNESA yang tergabung sebagai relawan SMCC menekankan pentingnya terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan. “Saya sangat percaya bahwa kebaikan yang kita lakukan melalui volunteerism akan memberikan kebaikan kepada orang lain, dan akan dibalas kebaikan oleh Tuhan,” ujar Reza, mahasiswa Unesa yang tergabung sebagai relawan SMCC.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan rangkaian program Access Site Surabaya dikelola IIEF Jakarta yang bermitra dengan UPT Pusat Bahasa Unesa dan disponsori RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat. Peserta program Access merupakan para siswa yang berasal dari berbagai sekolah di Surabaya. [ipl/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar