Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Siswa MI Meninggal Usai Vaksinasi, Dinkes Magetan: Masih Investigasi

Magetan (beritajatim.com) – Terkait meninggalnya Ramdhan Dzuhri (10) siswa MI Al Abror Bendo, Magetan usai vaksinasi, Dinas Kesehatan Magetan mulai melakukan penelusuran sejak kabar meninggalnya bocah tersebut pekan lalu, Senin (27/12/2021).

Plt Kadinkes Magetan Rohmat Hidayat mengungkapkan saat ini proses investigasi masih berjalan. Pihaknya, menyebut penelusuran bukan sekadar lisan tapi mencakup semua proses mulai sebelum vaksinasi hingga seusai vaksinasi.

“Mulai dari nomor batch vaksin yang digunakan. Urutan mulai proses skrining awal, proses penyuntikan oleh vaksinator, hingga hasil observasi 30 menit usai vaksinasi kami telusuri betul. Kami sudah datang ke pihak keluarga terkait adakah gejala setelah vaksinasi ketika almarhum anak ini sampai di rumah usai menjalani vaksin,” kata Rohmat, Selasa (4/1/2022).

Dia menyebut hasil investigasi inilah yang bakal dikirimkan ke komda kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) Jawa Timur. Hasil penelusuran dan data administrasi lengkap inilah yang bakal jadi acuan Komda KIPI apakah perlu pemeriksaan lebih mendalam terkait penyebab meninggalnya bocah yang akrab disapa Ramzi itu.

Meski memungkinkan untuk sampai opsi untuk melakukan otopsi, pihaknya menyevut kalau itu masih jauh. Pasalnya, dari pihak orang tua juga belum ada kabar terkait merasa tidak terima dengan meninggalnya Ramzi berikut menuntut untuk melakukan pemeriksaan terhadap bocah kelas IV MI itu.

“Dan kalau untuk otopsi kan butuh persetujuan keluarga. Tapi masih menunggu kepastian keputusan Komda KIPI terkait hasil investigasi yang kami lakukan. Namun, sejauh ini tidak ada kaitan sama sekali dengan vaksinasi. Karena reaksi terhadap imunisasi bisa terjadi dalam jangka waktu 5 hingga 30 menit usai mendapatkan suntikan,” kata Rohmat. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar